Chandra Asri Group dan Kitaoneus.asia Gelar Sosialisasi Pemilihan Sampah untuk Disabilitas
Senin, 26 Februari 2024 | 15:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Merayakan Hari Peduli Sampah Nasional 2024, Chandra Asri Group bekerja sama dengan organisasi advokasi disabilitas, Kitaoneus.asia memberikan penyuluhan pemilahan sampah dari sumber kepada 50 pengemudi online penyandang tuli. Inisiatif ini sekaligus mendorong program inclusion & diversity untuk memberikan akses bagi penyandang tuli dalam peningkatan penghidupan berkelanjutan serta memfasilitasi mereka untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis.
Dalam program ini, seluruh pengemudi online penyandang tuli didorong untuk membawa sampah plastik yang dikumpulkan dari rumah mereka. Sampah plastik yang mereka bawa tersebut kemudian ditukar menjadi SIM untuk membantu menunjang kebutuhan pengemudi online dalam bekerja. Pemberian SIM gratis ini juga turut melibatkan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM Polda Metro Jaya sebagai institusi berwenang dalam penerbitan SIM.
BACA JUGA
Strategi Kemitraan Global Chandra Asri Group Raih Atensi di Indonesia Incorporated Day 2024
Nantinya, sampah plastik yang terkumpul dan ditukarkan dengan SIM akan dikelola lebih lanjut di Industri Pengelolaan Sampah Terpadu Atasi Sampah - Kelola Mandiri (IPST ASARI) binaan Chandra Asri Group yang bertempat di Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Dengan konsep end-to-end plastic waste management, IPST ASARI mengolah sampah plastik bernilai rendah menjadi minyak pirolisis bernama PLUSRI yang dimanfaatkan oleh nelayan serta usaha rumahan di pesisir Pantai Pangaradan, Desa Anyar, Kabupaten Serang, Banten.
Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan menuturkan bahwa program SIM gratis untuk pengemudi online penyandang tuli yang dikombinasikan dengan edukasi tentang pemilahan sampah adalah bagian dari komitmen nyata Chandra Asri Group dalam mempromosikan kesadaran lingkungan dan inklusi serta keberagaman.
“Inisiatif ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi individu dengan kebutuhan khusus untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga membuka pintu bagi pengemudi online penyandang tuli agar mereka mendapatkan fasilitas dan mendapatkan akses dalam bekerja,“ ujar Chrysanthi.
Dengan SIM yang diperoleh melalui program penukaran sampah plastik, lanjut Chrysanthi, para penerima dapat mengakses transportasi pribadi sehingga meningkatkan kemandirian mereka dalam mencari pekerjaan.
“Melalui langkah-langkah seperti ini, Perseroan sebagai mitra pertumbuhan berharap dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan, serta mendorong kesadaran semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Asri. Kami berterimakasih kepada Kitaoneus. Asia yang telah berkolaborasi untuk mendukung pengemudi online tuli serta turut dalam edukasi penerapan ekonomi sirkular,” tambah Chrysanthi.
Selain mendorong inklusivitas, Chandra Asri Group sejak 2019 aktif menerapkan prinsip ekonomi sirkular dalam meminimalisir timbulan sampah plastik. Berkolaborasi dengan multi pihak, Perseroan berupaya menghadirkan solusi konkret, khususnya fokus pada jenis sampah plastik yang memiliki nilai rendah agar tidak bocor ke laut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




