CDI Group Bukukan Laba Bersih US$ 127,8 Juta di 2025, Tumbuh 281,7%
Kamis, 26 Maret 2026 | 09:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group) membukukan kinerja keuangan solid pada tahun buku 2025, yang juga menjadi tonggak awal sebagai perusahaan publik. Perseroan mencatat laba bersih sebesar US$127,8 juta atau melonjak 281,7% secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong ekspansi platform infrastruktur terintegrasi dan diversifikasi portofolio bisnis.
Kinerja positif tersebut sejalan dengan pertumbuhan EBITDA yang mencapai US$118,8 juta atau naik 288,0% YoY. Sementara itu, pendapatan bersih tercatat sebesar US$148,0 juta, meningkat 44,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA
Chandra Asri Group Perbesar Kapasitas Pabrik MTBE dan Butene-1, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Direktur CDI Group Jonathan Kandinata menyatakan, tahun 2025 menjadi fase transformasi penting bagi perseroan seiring keberhasilan melantai di bursa. Momentum tersebut tetap diiringi pencapaian kinerja operasional dan finansial yang kuat.
“Perseroan menunjukkan ketangguhan platform operasional serta disiplin dalam mengeksekusi strategi pertumbuhan di tahun pertama sebagai perusahaan publik,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Rabu (25/3/2026).
BACA JUGA
Tren Shopee Big Ramadan Sale 2026: Eksplorasi Kebutuhan Fashion Muslim Jadi Favorit Pengguna
Dari sisi segmen bisnis, logistik menjadi kontributor utama pertumbuhan. Pendapatan dari segmen ini melonjak signifikan hingga tujuh kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh ekspansi armada, penguatan layanan logistik darat, serta pengembangan fasilitas pergudangan.
Segmen energi masih menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan US$105,8 juta atau tumbuh 15,2% YoY. Adapun segmen kepelabuhanan dan penyimpanan mencatat kenaikan 16,5% menjadi US$5,6 juta.
Secara keseluruhan, laba kotor CDI Group meningkat tajam menjadi US$35,4 juta dari US$10,5 juta pada 2024. Marjin laba kotor juga naik menjadi 23,9% dari sebelumnya 10,2%.
Selain itu sepanjang tahun 2025, CDI Group memperkuat basis permodalan dan akses pendanaan melalui berbagai sumber yang terdiversifikasi, termasuk penyertaan modal pemegang saham, pasar modal ekuitas, serta fasilitas perbankan domestik dan internasional.
Sumber pendanaan tersebut mencakup tambahan dukungan modal dari Chandra Asri Group dan EGCO Group, dana hasil IPO pada Juli 2025, fasilitas dari Bank Danamon, BTN, dan yang terbaru, fasilitas US$ 100 juta dari Bangkok Bank-mencerminkan kepercayaan luas dari pemangku kepentingan ekuitas maupun kredit terhadap strategi jangka panjang Perseroan. Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki liquidity pool sebesar US$ 803,3 juta, memperkuat fleksibilitas finansial untuk mendukung ekspansi di seluruh pilar infrastruktur.
Ekspansi Infrastruktur Berlanjut
Secara operasional, CDI Group terus memperluas platform infrastruktur melalui sejumlah aksi strategis. Di sektor logistik darat, perseroan mengakuisisi PT Barito Investa Prima (kini PT Chandra Investa Prima), mengembangkan kapabilitas cold chain, serta menambah 50 unit truk.
Perseroan juga memperkuat infrastruktur penyimpanan melalui pembangunan tiga tangki bitumen dengan kapasitas total 12.000 meter kubik di Cilegon, serta mendorong proyek tangki penyimpanan dan pipa etilena.
Di sektor logistik maritim, CDI melanjutkan pembangunan dua kapal kimia berkapasitas 9.000 DWT, sekaligus meningkatkan kepemilikan di entitas anak hingga 99,99%. Sementara di sektor energi, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya meningkat menjadi 11 MWp.
Optimisme 2026
Memasuki 2026, CDI Group optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan dengan dukungan platform bisnis yang semakin terdiversifikasi, yang mencakup energi, air, kepelabuhanan & penyimpanan, serta logistik, CDI Group memasuki 2026 dengan momentum yang kuat untuk terus mengembangkan ekosistem terintegrasinya.
“Berlandaskan fondasi yang telah dibangun pada FY2025, kami tetap berfokus pada ekspansi yang disiplin, keunggulan operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,” pungkas Jonathan.
Dengan fundamental keuangan yang kian kuat dan pipeline proyek yang berkembang, CDI Group dinilai berada pada posisi strategis untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor infrastruktur terintegrasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Chandra Asri Group Klarifikasi Kepemilikan Saham PRDA Hanya Bagian dari Pengelolaan Portofolio Investasi
EKONOMI
Menteri Lingkungan Hidup Soroti Inisiatif Pengelolaan Sampah Plastik Chandra Asri Group di Invirotech 2026
EKONOMIBERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




