Proyek Rumah Tapak Lippo Cikarang Menarik Minat Konsumen
Selasa, 19 Maret 2024 | 15:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Sederet proyek rumah tapak PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, berhasil menarik minat konsumen, khususnya pembeli rumah perdana. Segmen rumah tapak pun menjadi motor utama pra-penjualan LPCK pada 2023.
Chief Operating Officer LPCK Gita Irmasari mengatakan sejumlah proyek rumah tapak yang menjadi andalan LPCK adalah Cendana Spark, Cendana Spark-North, dan Waterfront Estate Uptown. “Perseroan menargetkan serah terima proyek properti kepada pembeli tepat waktu,” kata dia dalam keterangan tertulisnya , Selasa (19/3/2024).
Pada tahun lalu, LPCK berhasil mencatatkan prapenjualan Rp 1,30 triliun dengan 1.127 unit properti. Perinciannya, segmen residensial berkontribusi paling besar, yakni Rp 712 miliar dari penjualan 893 unit. Selanjutnya, segmen industrial Rp 318 miliar melalui penjualan 102 unit, dan komersial Rp 271 miliar dari penjualan 132 unit.
Sementara dalam proyek Waterfront Estates, klaster Uptown Fase 2 misalnya, LPCK menggelar launching pada 19 Februari 2022. Setelah itu, pada 9 Desember 2023, unit-unit di klaster Uptown Fase 2 mulai diserahterimakan (handover) kepada pembeli. Hingga 12 Maret 2024, sebanyak 230 unit atau sekitar 68,2% telah diserahterimakan dari total 337 unit yang siap untuk diserahterimakan.
“Perseroan sukses melaksanakan serah terima proyek Waterfront Estates Klaster Uptown Fase 2, proses handover unit sendiri kepada konsumen berlangsung terus setiap harinya,” kata dia.
Gita Irmasari menyampaikan LPCK berkomitmen melaksanakan serah terima proyek-proyek rumah tapak lainnya tepat waktu, baik yang saat ini sedang dikembangkan maupun yang akan dikembangkan di kota mandiri Lippo Cikarang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




