Bursa Asia Bervariasi Setelah Wall Street Melemah
Kamis, 11 April 2024 | 13:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perdagangan saham di Asia bervariasi pada Kamis (11/4/2024) setelah saham-saham Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan karena kekhawatiran gagal menekan laju inflasi.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik tipis kurang dari 0,1% menjadi 2.708,15. Indeks Nikkei 225 di Tokyo turun 0,4% menjadi 39.432,61, sementara Hang Seng di Hong Kong mengalami penurunan 0,6% menjadi 17.037,80.
Namun, di sisi lain, Indeks Shanghai Composite naik 0,4% menjadi 3.038,68, sementara S&P/ASX 200 di Australia turun 0,4% menjadi 7.816,00. Di Bangkok, SET mengalami penurunan 0,5%, sementara Taiex turun 0,3%.
Sebelumnya pada Rabu (10/4/2024), S&P 500 AS turun 0,9% ke level 5.160,64. Dow Jones Industrial Average juga mengalami penurunan 1,1% menjadi 38.461,51, sementara Nasdaq Composite melemah 0,8% menjadi 16.170,36.
Saham-saham yang paling terdampak penurunan Wall Street, antara lain perusahaan investasi real estat, perusahaan utilitas, dan saham-saham lain yang cenderung paling dirugikan oleh kenaikan suku bunga.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah naik tipis dengan harga acuan AS mencapai US$ 86,31 per barel, sementara harga acuan internasional minyak mentah Brent mencapai US$ 90,60 per barel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




