Kadin Proyeksikan Perdagangan ke Tiongkok Bullish pada Semester II 2024
Kamis, 18 April 2024 | 16:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Juan Permata Adoe memproyeksikan perdagangan ke Tiongkok pada semester II 2024 akan mengalami tren bullish. Alasannya, negara-negara di wilayah barat tengah mengalami kesulitan dan diharapkan akan kembali bergantung pada Asia.
"Tiongkok ekonominya masih tetap bertumbuh di kisaran 5,5%, Indonesia juga sekitar segitu dan kita dengan Tiongkok memang selalu saling bergantungan baik dalam industri maupun investasi," ujarnya saat dijumpai di BEI, SCBD, Jaksel, Kamis (18/4/2024).
BACA JUGA
Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Menyusut, Sri Mulyani: Dampak Gejolak Perekonomian Global
Menurut Juan, perdagangan antara Indonesia dengan Tiongkok telah terjalin sejak lama sehingga bahan baku yang dibutuhkan pasar Indonesia atau pun untuk keperluan ekspor akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Sebut saja, di sembilan komoditas utama, mulai dari sektor pertanian seperti crude palm oil (CPO) minyak kelapa sawit, garmen hingga makanan dan minuman.
"Kita berharap sih Tiongkok tidak mengambil pemicu sebagai negara yang ingin berperang dan kami melihat Tiongkok sendiri merupakan negara yang mengutamakan bisnis daripada keributan," tuturnya.
Hubungan bisnis antara Indonesia dengan Tiongkok, kemudian dengan negara-negara di Asia memang cukup baik. Meskipun sebaliknya untuk pasar Eropa, kata Juan, terdapat perbedaan persepsi di ranah kebijakan politik, tetapi diharapkan hal ini bisa berubah.
Seperti diketahui permintaan Eropa terhadap sektor mineral dan migas kian besar dan itu ada di Tanah Air.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




