ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Menguat setelah Pertemuan The Fed, Investor Bernapas Lega

Jumat, 3 Mei 2024 | 05:31 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi Wall Street
Ilustrasi Wall Street (AP Photo/Mary Altaffer)

New York, Beritasatu.com -  Pasar perdagangan bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat setelah pertemuan The Fed. Investor pun bisa bernapas lega sambil menantikan laporan pendapatan perusahaan dan tenaga kerja.

Mengutip CNBC International Jumat (3/5/2024), Dow Jones Industrial Average bertambah 322,37 poin atau 0,85%, menjadi ditutup pada 38.225,66. S&P 500 naik 0,91% menjadi hingga mencapai di 5.064,20, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 1.51% menjadi berakhir pada level 15,840.96.

“Kami melihat pasar bernapas lega setelah pertemuan The Fed tidak terlalu hawkish seperti yang dikhawatirkan. Kasus dasarnya adalah penurunan suku bunga memang tertunda, tetapi belum tentu gagal,” ucap ahli strategi investasi senior di Edward Jones Angelo Kourkafas.

ADVERTISEMENT

Saham produsen cip Qualcomm naik 9,7% karena pendapatan yang lebih baik dari perkiraan dan panduan pendapatan yang kuat. Saham layanan pengiriman restoran DoorDash turun 10,3% setelah melaporkan kerugian per saham yang lebih luas.

Sementara, saham penjualan mobil bekas Carvana melonjak 33.8% setelah melaporkan pendapatan terbaiknya setelah penutupan pada Rabu, sementara Moderna melonjak 12.7% karena kerugian yang lebih kecil dari perkiraan.

Saham-saham teknologi megacap naik karena imbal hasil treasury turun. Nvidia dan Amazon masing-masing menguat lebih dari 3% dan Apple naik 2,2% menjelang laporan kuartalan.

Pergerakan Wall Street pada Kamis karena investor bereaksi terhadap keputusan The Federal Reserve pada Rabu untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Ketua The Fed Jerome Powell pada dasarnya mengesampingkan kenaikan suku bunga sebagai langkah bank sentral selanjutnya.

Investor memperkirakan peluang pemotongan suku bunga hanya sebesar 14% pada Juni, menurut perkiraan pasar berjangka terbaru berdasarkan CME Group FedWatch Tool.

Perhatian investor kini tertuju pada laporan nonfarm payrolls April yang dirilis pada Jumat. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan 240.000 lapangan kerja dan perlambatan dari 303.000 penambahan lapangan kerja pada Maret.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kenapa Phishing Jadi Ancaman untuk Investor Saham?

Kenapa Phishing Jadi Ancaman untuk Investor Saham?

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jelang Pengumuman MSCI, OJK Prediksi Ada Saham Terdepak

Jelang Pengumuman MSCI, OJK Prediksi Ada Saham Terdepak

EKONOMI
Penutupan Sesi I, IHSG Hari Ini Anjlok Makin Dalam hingga 1,14 Persen

Penutupan Sesi I, IHSG Hari Ini Anjlok Makin Dalam hingga 1,14 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon