Penggunaan Produk Dalam Negeri Meningkat 32,3 Persen
Rabu, 15 Mei 2024 | 17:01 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Irwan Herniwan menyebutkan keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri pengadaan barang dan jasa (PBJ) naik signifikan.
Pemerintah berhasil meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dalam PBJ sebesar 32,3% dalam setahun. Adapun realisasi penggunaan produk dalam negeri dalam PBJ pemerintah pada 2022 bernilai Rp 440,2 triliun, sementara pada 2023 nilainya meningkat menjadi Rp 582 triliun.
“Dampak terhadap kinerja pengadaan barang jasa pemerintah secara nasional, antara lain realisasi penggunaan produk dalam negeri meningkat sebesar 32,3% dari Rp 440,2 triliun pada 2022, menjadi Rp 582 triliun pada 2023,” jelas Irwan dalam sambutannya di "Inabuyer B2B2G Expo 2024", Smesco, Jakarta, Rabu, (15/5/2024).
Kenaikan signifikan tersebut merupakan dampak kebijakan afirmatif yang dirumuskan oleh LKPP selama dua dekade terakhir. Kebijakan afirmatif tersebut juga mencakup pencadangan pasar PBJ pemerintah, yang artinya pasar yang disediakan atau diutamakan untuk produk dalam negeri.
“Kebijakan afirmatif untuk menumbuhkembangkan penggunaan produk dalam negeri dan pencadangan pasar pengadaan barang jasa pemerintah berdampak pada berbagai aspek perekonomian,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Irwan memerinci peningkatan terhadap realisasi belanja pengadaan untuk usaha mikro kecil oleh pemerintah. Pada 2023, realisasi nilai belanja tersebut meningkat menjadi Rp 275,7 triliun atau setara dengan 52,1%.
“Kemudian realisasi belanja pengadaan untuk usaha mikro kecil meningkat 52,1% dari Rp 181,2 triliun pada 2022 menjadi Rp 275,7 triliun pada 2023,” ujarnya.
Artinya pemerintah telah mengalokasikan dan merealisasikan lebih banyak dana untuk pengadaan barang dan jasa dari usaha mikro dan kecil pada 2023 dibandingkan 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




