ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dirut BEI Beberkan Tantangan Pasar Modal Syariah di Indonesia

Kamis, 6 Juni 2024 | 20:45 WIB
MS
DM
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: DM
Dirut BEI Iman Rachman.
Dirut BEI Iman Rachman. (Beritasatu.com/Vinnilya)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (Dirut BEI) Iman Rachman membeberkan tantangan pasar modal syariah di Indonesia. Menurutnya, jumlah bank syariah di Indonesia terbatas dan memerlukan waktu yang lama dari bank konvensional.

“Saat ini masih ada tantangan di kita bahwa pembukaan rekening mereka di bank-bank syariah kita. Jumlah bank syariah kita yang ada terbatas dan juga memang memerlukan waktu yang lebih lama dari konvensional. Jadi ini challenge kita,” tutur Iman kepada wartawan.

Iman berpandangan, hal tersebut juga bukan menandakan investor muslim Indonesia tidak bervinvestasi. Untuk itu, dia berharap PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dapat mempercepat proses subrekening efek (SRE) agar investor baru dapat lebih cepat melakukan transaksi di pasar modal Indonesia.

ADVERTISEMENT

“Kita harapkan dengan adanya SRE dari KSEI agar bisa lebih cepat (melakukan transaksi). Jadi kita harapkan itu,” ujar Iman.

Dalam acara SWI 2024, Iman mengatakan jumlah investor syariah di Indonesia mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir. Jumlah investor syariah meningkat menjadi lebih dari 225%, yakni sebesar 44.536 investor pada 2018 menjadi 144.813 per April 2024.

Iman berpandangan, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pasar modal syariah telah menjadi pilihan investasi yang populer di Indonesia. Namun, menurutnya, jumlah investor syariah tersebut masih sangat kecil apabila dibandingkan dengan jumlah muslim dan investor di indonesia.

“Apalagi dibandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia dibandingkan dengan total investor kita yang berjumlah hampir 13 juta,” tandas Iman.

“Ketika kami bergabung di Bursa Efek Indonesia pada dua tahun lalu jumlahnya 126.000 investor. Jadi, selama dua tahun ini peningkatannya belum cukup signifikan,” lanjutnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cara Cerdas Menyisihkan THR untuk Berinvestasi

Cara Cerdas Menyisihkan THR untuk Berinvestasi

EKONOMI
Pasar Modal Syariah, Investasi Produktif Bukan Spekulasi

Pasar Modal Syariah, Investasi Produktif Bukan Spekulasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon