Tergerus Inflasi, Upah Riil Buruh Tani Turun 0,42%
Senin, 15 Juni 2015 | 14:22 WIB
Jakarta -Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah buruh tani pada Mei 2015 naik 0,17% secara bulanan (mtm) menjadi Rp 46.386 per hari dari Rp 46.306 per hari pada Maret 2015. Namun, secara riil (dikurangi inflasi), upah buruh tani turun 0,42% menjadi Rp 38.383 per hari dari Rp 38.546 per hari pada April.
Kepala BPS, Suryamin menyatakan, meski upah nominal buruh naik, namun masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut terbebani lonjakan harga/ inflasi pada Mei. "Upah buruh secara riil cenderung turun akibat inflasi Mei lalu hingga 0,5%," katanya di Jakarta, Senin (15/6).
Sementara, upah buruh informal lainnya di perkotaan juga naik. Upah buruh bangunan (tukang, bukan mandor) naik 0,15% mtm menjadi Rp 80.087 per hari dari Rp 79.970 per hari. Secara riil, upah buruh mandor turun 0,35% menjadi Rp 67.019 per hari dari Rp 67.253 per hari pada bulan lalu.
Upah buruh potong rambut wanita juga naik 0,16% mtm menjadi Rp 23.310 per kepala dari Rp 22.273 per kepala. Secara riil, upah buruh potong rambut wanita turun 0,33% menjadi Rp 19.507 per kepala dari Rp 19.572 per kepala.
Adapun, upah pembantu rumah tangga turut naik 0,33% mtm menjadi Rp 350.247 per bulan dari Rp 349.088 per bulan. Secara riil, ini turun 0,16% menjadi Rp 293.094 per bulan dari Rp 293.574 per bulan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




