ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ketika CEO Perkeretaapian ASEAN Diajak Naik Whoosh hingga Ingin Bangun Kereta Cepat

Rabu, 4 September 2024 | 23:50 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Para CEO Perkerataapian ASEAN.
Para CEO Perkerataapian ASEAN. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Para CEO dari perusahaan perkeretaapian negara-negara ASEAN terlihat sangat senang dan antusias ketika diajak oleh PT KAI, sebagai host ARCEOs Conference 2024 menaiki Whoosh. Bahkan beberapa di antaranya ingin membangun kereta cepat di negara masing-masing setelah mencoba Whoosh.

Para CEO perusahaan kereta api Asia Tenggara diajak menaiki kereta cepat Whoosh dari Padalarang ke Stasiun Halim dalam perjalanan pukul 07.18 WIB yang sampai di tujuan pukul 08.17 WIB.

Salah satu peserta, yakni CEO Keretapi Tanah Melayu Berhard (KTMB) Mohammad Rani Hisham Samsudin, yang mengatakan bahwa menaiki Whoosh sangat ia nantikan, meski dirinya pernah menaiki kereta berkecepatan tinggi di negara lain.

ADVERTISEMENT

"Namun, kereta berkecepatan tinggi inilah yang paling spesial karena menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Saya lihat ini fantastis, meskipun kereta cepat pada umumnya sama, Whoosh ini menjadi pembeda karena dapat dinikmati di Asia Tenggara dan menawarkan kecepatan Jakarta-Bandung dengan 140 km hanya sekitar setengah jam. Maka, saya juga ada rencana untuk mengadakannya di Malaysia," ujar Rani Hisham di sela-sela perjalanan Whoosh, Rabu (4/9/2024).

Menurut Rani Hisham, hal yang penting di sini adalah kecepatan untuk menghemat waktu, dan hal ini menjadikan prospek yang bagus bagi pembangunan perekonomian negara, produksi yang tinggi, dan efisiensi antara kedua kota sejauh apapun itu. Terlebih dengan melihat respons publiknya yang sangat baik.

"Saya pikir itu menjadi baik bagi Whoosh dan masa depannya di Indonesia. Tentu dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian Jakarta-Bandung, dan Indonesia secara keseluruhannya," katanya.

Hal sama, diungkapkan Deputy Governor State Railway of Thailand, Anan Phonimdang, yang mengatakan bahwa kereta berkecepatan tinggi adalah tujuan perusahaan Thailand itu. Maka, dia sangat antusias dengan Whoosh yang mampu melahap 124 kilometer Bandung-Jakarta dalam waktu 28 menit dengan kecepatan maksimal 350 km.

"Kereta cepat ini adalah tujuan kami. Saya pikir layanan berkecepatan tinggi yang bagus dan baru di ASEAN, ya ini. Bisa diperluas dan perlu hadir dari kota lain yang terhubung dengan Bandung. Ini merupakan ide jika pengembangan lahan yang dilengkapi dengan stasiun kereta berkecepatan tinggi," ujarnya.

Sementara, GM Philippine National Railways Celeste D Lauta mengatakan, sangat menikmati pengalaman luar biasanya yang pertama kali menaiki Whoosh.

"Saya rasa ini masih bisa ditingkatkan, dan mungkin ada kelas kompartemen. Namun, saya rasa ini wow dan akan berjalan sangat baik karena ini cepat dan nyaman," ucapnya.

Diketahui, ARCEOs' Conference ke-44 ini diikuti oleh delapan operator kereta se-Asia Tenggara meliputi:
1. Keretapi Tanah Melayu (Malaysia) yang dipimpin oleh YBhg Datuk Mohd Rani Hisham Samsudin selaku GCEO.
2. Vietnam Railways (Vietnam) yang dipimpin oleh Hoang Gia Kanh selaku general director selaku head of delegation.
3. Ministry of Public Works and Transport (Kamboja) yang dipimpin oleh Ray Rom selaku director of railway department.
4. Lao National Railways (Laos) yang dipimpin oleh Daochinda Siharath selaku managing director.
5. Philippine National Railways (Filipina) yang dipimpin oleh Atty Celeste D. Lauta selaku general manager.
6. Myanma Railways (Myanmar) yang dipimpin oleh Nyi Nyi Swe selaku general manager (CEO planning & admin). 
7. State Railway of Thailand (Thailand) yang dipimpin oleh Anan Phonimdang selaku deputy governor.
8. PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Indonesia) yang dipimpin oleh Didiek Hartantyo selaku direktur utama.

Adapun rangkaian acara ARCEOs' Conference, meliputi CEO meeting, kegiatan sosial penanaman pohon, sharing session dengan jajaran pakar, dan memperkenalkan Bandung sebagai kota wisata terhubung KAI.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon