ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Minyak Turun, tetapi secara Mingguan Naik karena Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Sabtu, 21 September 2024 | 10:27 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi minyak mentah.
Ilustrasi minyak mentah. (Istimewa)

Chicago, Beritasatu.com - Harga minyak turun pada perdagangan Jumat (20/9/2024), tetapi mencatat kenaikan mingguan kedua berturut-turut, karena pemotongan suku bunga The Fed dan turunnya pasokan minyak AS.

Harga minyak mentah Brent acuan global turun 39 sen atau 0,52% menjadi US$ 74,49 per barel, sedangkan harga minyak mentah WTI acuan AS turun 3 sen atau 0,4% menjadi US$ 71,92.

Tanda-tanda perlambatan ekonomi pada konsumen utama China membuat harga melemah. Namun, untuk minggu ini, kedua acuan ditutup naik lebih 4%. Harga telah pulih setelah Brent turun di bawah US$ 69 untuk pertama kalinya dalam hampir 3 tahun pada 10 September.

ADVERTISEMENT

Harga naik lebih 1% pada Kamis (19/9/2024), sehari setelah keputusan bank sentral AS memangkas suku bunga setengah poin persentase. Pemangkasan suku bunga biasanya mendongkrak aktivitas ekonomi dan permintaan energi, tetapi sejumlah analis mengkhawatirkan melemahnya pasar tenaga kerja AS.

“Pemotongan suku bunga AS melemahkan dolar dan mendukung minyak mentah minggu ini,” kata analis di UBS, Giovanni Staunovo dilansir CNBC International.

The Fed memproyeksikan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin pada akhir tahun ini, satu poin persentase penuh pada tahun depan, dan pemangkasan setengah poin persentase pada 2026.

Sementara sekitar 6% produksi minyak mentah dan 10% produksi gas alam di Teluk Meksiko AS terhenti setelah Badai Francine. Hal ini mendukung harga minyak dari penurunan persediaan minyak mentah AS ke level terendah dalam 1 tahun pada minggu lalu.

Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah juga semakin mendorong pasar minyak. Israel mengumumkan telah menewaskan seorang komandan tinggi Hizbullah dan tokoh senior lainnya gerakan Lebanon dalam sebuah serangan udara di Beirut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tanpa Kesepakatan Damai AS-Iran, Harga Minyak Akan Terus Naik

Tanpa Kesepakatan Damai AS-Iran, Harga Minyak Akan Terus Naik

EKONOMI
Perang Iran Ubah Peta Energi Global dan Harga Minyak

Perang Iran Ubah Peta Energi Global dan Harga Minyak

EKONOMI
Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

Harga Minyak 9 Mei Naik Lagi karena Konflik Iran-AS

EKONOMI
Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

Update Harga Minyak: Anjlok 4 Persen, Brent Jatuh ke Bawah US$ 100

EKONOMI
Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

Harga BBM di AS Sudah Melonjak 50% Akibat Perang dengan Iran

EKONOMI
Australia Perbesar Penyimpanan Minyak hingga 50 Hari

Australia Perbesar Penyimpanan Minyak hingga 50 Hari

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon