ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IDCTA Akselerasi Perdagangan Karbon lewat CDC

Jumat, 6 Desember 2024 | 02:17 WIB
TD
IC
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: CAH
IDCTA akan menggelar Carbon Digital Conference (CDC) pada 10-11 Desember 2024 di Jakarta.
IDCTA akan menggelar Carbon Digital Conference (CDC) pada 10-11 Desember 2024 di Jakarta. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto diharapkan hadir membuka perhelatan Carbon Digital Conference (CDC) pada 10-11 Desember 2024 di Jakarta. Ketua Umum IDCTA Riza Suarga mengatakan konferensi ini akan kembali mempertemukan para pemain digital yang inovatif, pengembang proyek karbon, investor, dan pembeli kredit karbon dalam skala global. 

“Event ini pada tahun lalu mendapatkan respons yang positif dari dalam dan juga luar negeri. Kami berharap event tahun ini bisa menarik lebih banyak lagi peserta sehingga bisa memacu semangat berinvestasi dan juga akselerasi perdagangan karbon,” ungkap Riza dalam keterangannya, Kamis (5/12/2024).

Riza menjelaskan konferensi ini akan membuka kesempatan yang luas bagi para pelaku usaha untuk membangun jaringan, bertukar pengetahuan dan gagasan, serta eksplorasi inisiatif kolaboratif untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam ekonomi karbon yang dinamis.

Pada tahun lalu para peserta menunjukkan minat yang tinggi dari industri terhadap perdagangan karbon. "Acara tahun ini dipastikan akan lebih menarik yang akan memetakan arah masa depan pasar karbon Indonesia. Keterlibatan 1.500 perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia menambah kedalaman dan keragaman yang signifikan, yang semakin memperkaya diskusi dan peluang yang dihadirkan dalam konferensi ini,” lanjut Riza.

Riza menjelaskan, CDC 2024 akan menggali lebih dalam mengenai perpaduan antara artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan pasar karbon. Menyadari pentingnya teknologi-teknologi ini, konferensi ini akan menekankan peran mereka dalam memastikan integritas proyek-proyek karbon sembari menjajaki jalan baru untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

"Dalam menatap masa depan, konferensi ini akan terus menyoroti potensi ekonomi karbon tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai wilayah di seluruh dunia. Tujuannya adalah untuk menciptakan sebuah platform yang mendorong kolaborasi, memamerkan teknologi disruptif, dan mempercepat kemajuan dalam mencapai target NDC,” jelas Riza.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK dan Inggris Bentuk Working Group Pembiayaan Iklim

OJK dan Inggris Bentuk Working Group Pembiayaan Iklim

EKONOMI
Laboratorium Karbon Digital Penting untuk Tentukan Kebijakan Iklim

Laboratorium Karbon Digital Penting untuk Tentukan Kebijakan Iklim

EKONOMI
CDC Soroti Peran Indonesia sebagai Pemimpin Pasar Kredit Karbon

CDC Soroti Peran Indonesia sebagai Pemimpin Pasar Kredit Karbon

EKONOMI
Indonesia dan Kanada Sepakat Perkuat Perdagangan Karbon

Indonesia dan Kanada Sepakat Perkuat Perdagangan Karbon

EKONOMI
Menko Airlangga: Kesepakatan AZEC Untungkan Transisi Energi Indonesia

Menko Airlangga: Kesepakatan AZEC Untungkan Transisi Energi Indonesia

EKONOMI
Menko AHY Ingin Infrastruktur Berkelanjutan dan Rendah Karbon

Menko AHY Ingin Infrastruktur Berkelanjutan dan Rendah Karbon

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon