Wall Street Turun dari Rekor Tertinggi setelah Saham Nvidia Jatuh
Selasa, 10 Desember 2024 | 05:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Saham Nvidia pada Senin (9/12/2024) mengalami penurunan tajam hingga 2,5%. Penurunan ini menghancurkan reli besar Wall Street dan menyeret indeks saham utama Amerika Serikat (AS) turun dari rekor tertinggi.
S&P 500 turun 0,6% dari level tertingginya yang ke-57 sepanjang tahun. Dow Jones Industrial Average turun 240 poin atau 0,5%, sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,6%.
Dilansir dari AP, penurunan saham Nvidia menjadi tekanan terbesar bagi S&P 500 setelah China mengumumkan penyelidikan atas dugaan pelanggaran undang-undang antimonopoli, sehingga membuat Wall Street turun dari rekor tertinggi.
Sebagai salah satu perusahaan paling berharga di Wall Street, Nvidia sebelumnya melonjak berkat cipnya yang menjadi inti teknologi kecerdasan buatan.
Secara keseluruhan, S&P 500 ditutup melemah 37,42 poin ke level 6.052,85. Dow Jones turun 240,59 poin ke level 4.401,93, dan Nasdaq melemah 123,08 poin ke level 19.736,69.
Fokus pasar minggu ini akan tertuju pada laporan inflasi konsumen AS yang dijadwalkan dirilis pada Rabu (11/12/2024), serta data inflasi tingkat grosir pada hari berikutnya. Hasil data ini akan menjadi acuan penting bagi Federal Reserve dalam menentukan kebijakan suku bunga pada rapat minggu depan.
Pada saat Wall Street turun dari rekor tertinggi, di pasar internasional, Hang Seng di Hong Kong melonjak 2,8% setelah pemerintah China menyetujui kebijakan moneter yang cukup longgar, sedangkan saham di Shanghai relatif stabil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




