Proyeksi Pemangkasan Pertama Suku Bunga The Fed Bisa Terjadi pada Februari 2025
Rabu, 15 Januari 2025 | 10:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana memproyeksikan, pemangkasan pertama suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed akan terjadi pada kuartal I 2025.
Wawan menjelaskan, secara ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed akan terjadi sebanyak dua kali. Dia memprediksi pemangkasan pertama terjadi pada Februari atau Maret 2025 dan pemangkasan kedua pada Juni 2025.
“Paling tidak pada Februari atau Maret untuk satu kali. Kemudian, pembangkasan berikutnya itu bisa dilakukan pada kuartal II sampai dengan Juni,” ujar Wawan dalam Investor Market Opening, Rabu (15/1/2025).
Namun, Wawan tidak menutup kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan The Fed akan terjadi lebih dari dua kali. Dia masih menunggu hasil data inflasi AS, yang disinyalir masih mengalami penguatan bahkan lebih dari ekspektasi pasar.
“Sepanjang inflasi bisa dijaga di bawah 3% menuju 2%, maka potensi penurunannya masih bisa berlanjut,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam proyeksi terbaru, ke-19 pembuat kebijakan The Fed memperkirakan hanya dua kali pemangkasan suku bunga pada 2025, turun dari perkiraan empat kali pemangkasan pada September lalu.
Hal ini memengaruhi ekspektasi suku bunga yang lebih rendah untuk hipotek, pinjaman mobil, kartu kredit, dan pinjaman lainnya pada 2025.
Ketua The Fed Jerome Powell menjelaskan, keputusan untuk memperlambat pemangkasan suku bunga dipengaruhi oleh inflasi yang masih tinggi dan suku bunga acuan yang mendekati level netral, yaitu level ketika suku bunga tidak memacu atau menghambat ekonomi.
"Saat ini, inflasi inti tahunan berada di 2,8% (Oktober), masih di atas target kami sebesar 2%," ujar Powell terkait pemangkasan suku bunga The Fed.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




