ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nasib BUMN Karya ke Depan Saat Prabowo Ingin Prioritaskan Swasta Garap Proyek Infrastruktur

Selasa, 21 Januari 2025 | 21:31 WIB
BI
AD
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: AD
Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (PSSI/PSSI)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tak khawatir kinerja perusahaan-perusahaan karya pelat merah terganggu. Hal ini karena Presiden Prabowo Subianto ingin swasta diberi keleluasaan dalam menggarap proyek-proyek infrastruktur di dalam negeri.

Menurut Erick, sistem ekonomi di Indonesia terbuka, sehingga seluruh proyek dapat dikerjakan oleh BUMN ataupun swasta. Buktinya, lanjut Erick, banyak proyek-proyek strategis, seperti jalan tol yang dikerjakan dan dikelola oleh swasta.

"Misalnya tentu, seperti infrastruktur, ya memang selama ini terbuka. Banyak infrastruktur jalan tol yang dimiliki oleh private sector, ada yang dimiliki oleh BUMN," ungkap Erick di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (21/1/2025).

ADVERTISEMENT

Erick melanjutkan, pengembanganan proyek-proyek infrastruktur di dalam negeri sudah seharusnya terus dilakukan. Karena ujung dari tujuannya, yakni untuk memberikan dampak secara ekonomi. Maka, Erick pun tak mempermasalahkan apabila swasta menggarap proyek infrastruktur.

Sebagai contoh, pembangunan jalan tol hingga pelabuhan bertujuan untuk menekan biaya logistik, sehingga disparitas harga komoditas tak terlalu tinggi di setiap daerah.

Apalagi, pemerintah membidik pertumbuhan ekonomi di angka 8%, sehingga perlu ada berbagai macam dukungan. Salah satunya pembangunan proyek-proyek infrastruktur.

"Yang terpenting bagaimana infrastruktur ini terus dibangun oleh siapa pun dan mendorong penekanan biaya logistik," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk memberikan peran lebih besar kepada pihak swasta dalam pembangunan infrastruktur.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi, inovasi, serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

"Terutama di bidang infrastruktur, kita serahkan ke swasta agar lebih berperan. Kita harapkan mereka lebih efisien, tepat waktu, inovatif, dan mampu mendorong pertumbuhan di berbagai sektor," ujar Presiden Prabowo dalam acara Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia (Munas Kadin) di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak menghentikan proyek infrastruktur, melainkan memberikan peran lebih besar kepada swasta untuk mengambil alih sebagian proyek.

Hal ini diyakini dapat mempercepat realisasi pembangunan dan memanfaatkan keunggulan sektor swasta dalam pengelolaan proyek.

"Saya ingin memberikan peran swasta yang lebih besar. Ada yang mengatakan saya menghentikan proyek infrastruktur, itu tidak benar. Saya hanya mengalihkan sebagian besar proyek kepada swasta supaya lebih efisien," tegas Prabowo.

Prabowo juga menyoroti kemampuan sektor swasta yang lebih inovatif dan berpengalaman dalam menangani proyek seperti jalan tol, pelabuhan, hingga bandara.

Pemerintah, menurutnya, akan fokus pada proyek-proyek strategis yang berkaitan langsung dengan perlindungan masyarakat dan kepentingan nasional. Sementara, swasta akan menggarap proyek infrastruktur di Tanah Air.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BP BUMN dan Danantara Kebut Restrukturisasi BUMN Karya

BP BUMN dan Danantara Kebut Restrukturisasi BUMN Karya

EKONOMI
Masih Banyak Utang, Merger 7 BUMN Karya Batal Dilakukan Tahun Ini

Masih Banyak Utang, Merger 7 BUMN Karya Batal Dilakukan Tahun Ini

EKONOMI
Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi Sejumlah Emiten BUMN

Pefindo Turunkan Peringkat Obligasi Sejumlah Emiten BUMN

EKONOMI
PTPP Kuasai Kontrak Baru BUMN Karya, Raup Rp 16,68 T hingga September

PTPP Kuasai Kontrak Baru BUMN Karya, Raup Rp 16,68 T hingga September

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon