ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AUM Sucorinvest Tembus Rp 25,1 Triliun, Ekspansi Kemitraan Bank Jadi Kunci Pertumbuhan

Senin, 3 Februari 2025 | 09:48 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
 PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) mencatat lonjakan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) mencapai Rp 25,1 triliun per 24 Januari 2025
PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) mencatat lonjakan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) mencapai Rp 25,1 triliun per 24 Januari 2025 (Sucor AM/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com -  PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) mencatat lonjakan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) mencapai Rp 25,1 triliun per 24 Januari 2025. Angka ini meningkat signifikan dari Rp 23,4 triliun yang tercatat pada 30 Desember 2024, menandakan kepercayaan investor yang terus bertumbuh.

Presiden Direktur Sucor AM, Jemmy Paul Wawointana, menyebut peningkatan ini mencerminkan optimisme pasar serta efektivitas strategi distribusi perusahaan yang semakin luas. "Belum sampai satu bulan di tahun 2025, AUM telah meningkat menjadi Rp 25,1 triliun, mencerminkan kepercayaan yang semakin besar dari para investor dan masih akan terus berkembang," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/2/2025).

Salah satu faktor utama di balik pertumbuhan Sucor AM adalah ekspansi jaringan distribusi melalui kemitraan dengan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) berbasis perbankan. Dalam setahun terakhir, Sucor AM telah menjalin kerja sama strategis dengan beberapa bank besar, termasuk Bank Danamon, Bank Syariah Indonesia (BSI), SMBC Indonesia, dan yang terbaru, Bank Mandiri.

ADVERTISEMENT

"Dengan jaringan distribusi yang semakin luas, perusahaan berkomitmen untuk memberikan layanan investasi yang lebih mudah diakses serta meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia," jelas Jemmy.

Kemitraan ini memungkinkan nasabah perbankan untuk membeli produk reksa dana Sucor AM secara langsung melalui cabang-cabang bank mitra maupun melalui platform digital banking seperti D-Bank PRO dari Bank Danamon, Jenius dari SMBC Indonesia, dan Livin' dari Bank Mandiri.

Sucor AM tidak hanya berfokus pada peningkatan AUM, tetapi juga terus memperluas akses investasi bagi masyarakat. Ke depan, perusahaan berencana menambah lebih banyak APERD dari sektor perbankan maupun non-perbankan. Selain itu, inovasi produk investasi juga menjadi agenda utama guna menjangkau segmen investor yang lebih luas.

"Kami percaya bahwa pertumbuhan bukan hanya sekadar angka. Selama lebih dari dua dekade, Sucor Asset Management telah bertumbuh bersama para investor melalui kerja sama yang erat untuk memberdayakan literasi keuangan dengan strategi investasi yang teliti dan mumpuni," pungkas Jemmy.

Dengan langkah ekspansi ini, Sucor AM semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu manajer investasi terdepan di Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk berinvestasi secara lebih mudah dan terjangkau.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon