Jasa Marga Bidik Lahan untuk Kota Mandiri
Senin, 30 Januari 2012 | 16:27 WIB
Untuk tahap pertama kami akan bebaskan dulu sekitar 50.000 hektar
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membidik lahan seluas 200.000 hektar di Jawa Timur (Jatim) untuk membangun kota mandiri, yang nantinya berisi kawasan perumahan dan industrial estate.
Untuk memuluskan langkah tersebut, perseroan juga membuka opsi untuk kerjasama dengan pihak-pihak lain, baik dari kalangan swasta maupun (Badan Usaha Milik Negara) BUMN lainnya.
"Untuk tahap pertama kami akan bebaskan dulu sekitar 50.000 hektar. Sudah ada pembicaraan. Kalau semua lancar, semoga tahun 2012 ini sudah bisa mulai digarap," kata Direktur Utama JSMR, Adityawarman, kepada wartawan, di Jakarta, hari ini.
Adityawarman menambahkan, terkait pihak-pihak yang memungkinkan untuk diajak kerjasama, di antaranya adalah PT PP Tbk (PTPP).
JMSR juga telah membuka pembicaraan dengan pihak PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang notabene telah memiliki kawasan industri terintegrasi di daerah Surabaya.
"Di antaranya juga dengan SIER. Kami sudah mulai bicarakan. Lahan mereka saat ini kan mulai penuh, makanya coba kami ajak kerjasama juga," ujar Adityawarman
Sebagai gambaran, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp 150 miliar untuk pengembangan usaha lain di luar industri jalan tol pada 2012.
"Kalau dana belanja modal keseluruhan sebesar Rp 7,7 triliun di tahun ini. Dana itu untuk pengembangan usaha, dan akan diambilkan dari kas internal maupun pendanaan eksternal perusahaan," tandas Adityawarman.
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membidik lahan seluas 200.000 hektar di Jawa Timur (Jatim) untuk membangun kota mandiri, yang nantinya berisi kawasan perumahan dan industrial estate.
Untuk memuluskan langkah tersebut, perseroan juga membuka opsi untuk kerjasama dengan pihak-pihak lain, baik dari kalangan swasta maupun (Badan Usaha Milik Negara) BUMN lainnya.
"Untuk tahap pertama kami akan bebaskan dulu sekitar 50.000 hektar. Sudah ada pembicaraan. Kalau semua lancar, semoga tahun 2012 ini sudah bisa mulai digarap," kata Direktur Utama JSMR, Adityawarman, kepada wartawan, di Jakarta, hari ini.
Adityawarman menambahkan, terkait pihak-pihak yang memungkinkan untuk diajak kerjasama, di antaranya adalah PT PP Tbk (PTPP).
JMSR juga telah membuka pembicaraan dengan pihak PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang notabene telah memiliki kawasan industri terintegrasi di daerah Surabaya.
"Di antaranya juga dengan SIER. Kami sudah mulai bicarakan. Lahan mereka saat ini kan mulai penuh, makanya coba kami ajak kerjasama juga," ujar Adityawarman
Sebagai gambaran, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp 150 miliar untuk pengembangan usaha lain di luar industri jalan tol pada 2012.
"Kalau dana belanja modal keseluruhan sebesar Rp 7,7 triliun di tahun ini. Dana itu untuk pengembangan usaha, dan akan diambilkan dari kas internal maupun pendanaan eksternal perusahaan," tandas Adityawarman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




