Putrama Pimpin BNI, Alexandra Jabat Wakil Direktur Utama
Rabu, 26 Maret 2025 | 12:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk BNI atau BBNI menyetujui seluruh agenda yang diajukan, termasuk perubahan dalam jajaran kepemimpinan perseroan.
Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa Royke Tumilaar diberhentikan dengan hormat dari posisinya sebagai direktur utama. Keputusan ini sejalan dengan berakhirnya masa jabatan Royke di BNI.
Sebagai penggantinya, Putrama Wahju Setyawan yang sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur utama kini diangkat menjadi direktur utama.
Selain itu, RUPST juga menetapkan Alexandra Askandar sebagai wakil direktur utama BNI. Sebelumnya, pada Selasa (25/3/2025), Alexandra resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai wakil direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Perubahan struktur kepemimpinan ini masih memerlukan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui proses fit and proper test.
Profil Singkat Putrama Wahju Setyawan dan Alexandra Askandar
Putrama Wahju Setyawan lahir pada 1969 dan menempuh pendidikan sarjana kehutanan serta magister akuntansi di Universitas Gadjah Mada, Indonesia.
Sebelum diangkat sebagai direktur utama BNI, ia telah memiliki rekam jejak panjang di dunia perbankan, termasuk menjabat sebagai direktur bisnis korporasi BNI (2020), direktur treasury dan internasional BNI (2020), direktur utama PT Jaminan Kredit Indonesia (2020-2022), serta direktur retail banking BNI (2022-2024).
Sementara itu, Alexandra Askandar adalah lulusan sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) dan memperoleh gelar MBA dari Boston University, AS. Ia dikenal sebagai salah satu figur wanita berpengaruh di industri perbankan Indonesia.
Kariernya di Bank Mandiri dimulai sejak tahun 2000 sebagai assistant vice president, kemudian berlanjut menjadi vice president corporate banking hingga 2008.
Pada tahun 2009, ia naik ke posisi senior vice president di bidang yang sama hingga 2016. Alexandra kemudian menjabat sebagai direktur hubungan lelembagaan (2018-2019), direktur corporate banking (2019-2020), serta direktur corporate Bank Mandiri sebelum akhirnya menjadi wakil direktur utama Bank Mandiri.
Dengan perubahan kepemimpinan ini, BNI terus berkomitmen untuk memperkuat kinerja dan inovasi dalam industri perbankan. Diharapkan, di bawah kepemimpinan baru, BNI dapat semakin berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




