Tarif Impor Trump Bakal Bikin Ekonomi RI Bergejolak dan Investor Kabur
Kamis, 3 April 2025 | 12:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Penerapan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) yang diumumkan Presiden Donald Trump dinilai akan berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu juga berpengaruh terhadap iklim investasi.
Hal itu diungkapkan oleh ekonom yang juga Rektor Universitas Paramadina Jakarta Didik J Rachbini terkait pengumuman tarif baru sebesar 10% bagi semua barang impor yang masuk AS oleh Trump.
Dia menilai Donald Trump tidak normal dalam menetapkan tarif impor atau tarif imbal balik (resiprokal). Menurutnya, keputusan tarif impor 32% untuk Indonesia akan berdampak besar pada perekonomian Indonesia.
"Kita mesti membiasakan diri dengan pengusaha yang kurang normal," kata Didik kepada Beritasatu.com, Kamis (3/4/2025).
Didik menyebut keputusan soal tarif impor Trump akan benar-benar membuat perekonomian Indonesia dan global bergejolak hebat. Dia menilai kondisi itu terjadi karena Indonesia merupakan salah satu negara eksportir besar ke Negara Paman Sam itu.
"Tarif impor baru sebesar 32% terhadap produk dari Indonesia memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan perdagangan internasional Indonesia karena magnitude ekspor Indonesia yang cukup besar," jelasnya.
Lebih lanjut, Didik mengatakan berbagai produk yang bakal terdampak besar akibat tarif impor Trump, seperti elektronik, tekstil, alas kaki, dan termasuk produk karet.
"Peningkatan tarif impor tersebut membuat produk Indonesia menjadi lebih mahal dan kurang kompetitif di pasar AS. Ekspor Indonesia ke depan diperkirakan menurun," jelasnya.
Didik menilai dampak lain dari tarif impor Trump adalah iklim investasi di Tanah Air bakal terpuruk. Genderang perang yang ditabuh Trump akan mendorong para pengusaha asal Amerika Serikat untuk menarik uang dari Indonesia kembali ke negara asalnya.
"Perusahaan AS akan balik kandang dan berpotensi mengurangi aliran investasi asing langsung ke Indonesia," pungkasnya terkait tarif impor Trump.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




