ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bertolak ke AS, Ini Strategi Indonesia Hadapi Tarif Impor Trump

Senin, 14 April 2025 | 14:25 WIB
CS
AD
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: AD
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar konferensi pers terkait tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin (14/4/2025).
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar konferensi pers terkait tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin (14/4/2025). (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com - Tim lobi tingkat tinggi Indonesia bakal melawat ke Amerika Serikat (AS) untuk merespons kebijakan tarif impor 32% yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sejumlah strategi pun disiapkan oleh pemerintah Indonesia untuk menghadapi tarif impor Trump.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tim lobi tingkat tinggi Indonesia akan melakukan negosiasi dengan otoritas Amerika Serikat pada 16-23 April 2025. Delegasi Indonesia akan dipimpin oleh Menko Airlangga, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dalam pertemuan penting itu, delegasi Indonesia akan bertemu berbagai pejabat tinggi AS, termasuk perwakilan dari United States Trade Representative (USTR), Kementerian Perdagangan (Secretary of Commerce), Kementerian Luar Negeri (Secretary of State), dan Kementerian Keuangan AS (Secretary of Treasury).

ADVERTISEMENT

Menurut Airlangga, pemerintah sudah mempersiapkan dokumen non-paper yang cukup komprehensif untuk menghadapi tarif Trump.

"Baik itu yang berkait dengan tarif, non-tariff measures (NTMs) atau non-tariff barriers (NTB), juga terkait dengan investasi dan secara resiprokal apa yang Indonesia minta di dalam kerja sama beyond perdagangan. Jadi trade investment dan di sektor keuangan," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (14/4/2025).


Strategi Indonesia Hadapi Tarif Impor Trump

Untuk menghadapi tarif impor Trump, Airlangga mengatakan tim lobi akan menyeimbangkan selisih nilai ekspor dan impor (delta) dalam neraca perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah meningkatkan impor dari AS.

Beberapa komoditas yang didorong untuk peningkatan impor, yakni liquefied natural gas (LNG), liquefied petroleum gas (LPG), hingga kapas, dan kedelai. Namun, Airlangga tak merincikan besaran impor yang akan ditingkatkan Indonesia dari AS.

"Indonesia akan beli barang dari Amerika sesuai dengan kebutuhan Indonesia," ungkap Airlangga.

Airlangga juga menyatakan bahwa Indonesia akan meningkatkan investasi di Negeri Paman Sam. RI pun siap melakukan deregulasi kebijakan non-tariff measure melalui relaksasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di sektor teknologi informasi dan komunikasi dari AS.

Dalam negosiasi dengan AS, pemerintah juga berencana menerapkan relaksasi Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk produk-produk tertentu dari AS.

"Ada tarif, ada PPN, ada non-tarif. Jadi itu menjadi bagian dari negosiasi," imbuh Airlangga.

Airlangga menyatakan bahwa misi negosiasi Indonesia di AS bukan untuk menurunkan tarif impor terhadap produk-produk AS. Dia menilai bahwa tarif yang ditetapkan RI sudah rendah.

Namun, langkah-langkah yang disiapkan dalam negosiasi diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk AS di pasar Indonesia dan menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi ketegangan dagang, termasuk menurunkan tarif impor 32% dari Trump.

"Sebetulnya maksimum dengan Amerika kita punya tarif 5%. Jadi yang kita impor, tarifnya 5%, sehingga mereka lebih mengarah kepada non-tariff barriers. Tarif itu sudah turun banget. Jadi tarif itu sudah semua mendekati 0%," pungkasnya terkait strategi Indonesia hadapi tarif impor Trump.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekspor Inggris ke AS Anjlok 25 Persen Imbas Tarif Trump

Ekspor Inggris ke AS Anjlok 25 Persen Imbas Tarif Trump

EKONOMI
Trump Sebut Kanada Akan Dihabisi Hidup-hidup oleh China, Kenapa?

Trump Sebut Kanada Akan Dihabisi Hidup-hidup oleh China, Kenapa?

INTERNASIONAL
Surplus Dagang RI-AS Tahan Tekanan Tarif Impor Berkat Front Loading

Surplus Dagang RI-AS Tahan Tekanan Tarif Impor Berkat Front Loading

EKONOMI
Perang Tarif AS–China Makin Sengit, Ekonomi Global Terancam Melambat

Perang Tarif AS–China Makin Sengit, Ekonomi Global Terancam Melambat

INTERNASIONAL
Harga Minyak Dunia Hari Ini 13 Oktober 2025 Rebound

Harga Minyak Dunia Hari Ini 13 Oktober 2025 Rebound

EKONOMI
Memitigasi Kesepakatan Tarif 0 Persen vs 19 Persen dengan Trump

Memitigasi Kesepakatan Tarif 0 Persen vs 19 Persen dengan Trump

OPINI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon