Indonesia-AS Sepakat Negosiasi 60 Hari Terkait Tarif Impor Trump
Jumat, 18 April 2025 | 08:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia menjadi negara pertama yang diterima oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam proses negosiasi terkait tarif impor baru yang diberlakukan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump. Negosiasi ini akan berlangsung selama 60 hari, dengan tujuan menciptakan sistem perdagangan yang adil dan seimbang antara kedua negara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah AS telah merespons positif inisiatif Indonesia untuk memulai proses negosiasi terkait tarif impor Trump.
"Indonesia merupakan salah satu negara yang diterima lebih awal. Beberapa negara lain yang juga telah menjalin komunikasi dengan pemerintah AS antara lain Vietnam, Jepang, dan Italia," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual pada Jumat (18/4/2025).
Menurut Airlangga, pertemuan awal antara delegasi Indonesia dan AS telah menghasilkan kesepakatan mengenai langkah-langkah teknis lanjutan. Kedua negara sepakat menyelesaikan proses perundingan dalam kurun waktu 60 hari dengan kerangka kerja (framework) yang sudah ditetapkan.
“Format pembahasannya telah disepakati, termasuk kemitraan di bidang perdagangan dan investasi, kemitraan mineral penting, serta reliabilitas koridor rantai pasok yang mempunyai resiliensi tinggi," kata Airlangga.
Proses negosiasi ini akan dilakukan hingga tiga putaran untuk memperdalam poin-poin kerja sama yang telah dibahas. Airlangga menyatakan optimisme bahwa dalam waktu 60 hari, kerangka kerja tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi bentuk perjanjian yang disepakati kedua negara.
"Kami berharap dalam 60 hari kerangka tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk format perjanjian yang akan disetujui antara Indonesia dan AS," kata Airlangga terkait upaya negosiasi dalam merespons tarif impor Trump.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




