ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KSBSI Soroti Minimnya Perbaikan Kesejahteraan Buruh Perempuan

Selasa, 29 April 2025 | 09:10 WIB
Z
SL
Penulis: Zhulfakar | Editor: LES
Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban.
Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban, menyoroti masih minimnya perbaikan signifikan terhadap kesejahteraan buruh perempuan.

Menurut Elly, buruh perempuan hingga kini masih menghadapi standar ganda, baik dalam kesempatan kerja maupun dalam sistem pengupahan. “Meskipun ada upaya menyetarakan upah berdasarkan jenis kelamin, perubahan yang terjadi masih belum terasa signifikan,” ujarnya dalam wawancara daring dengan Beritasatu.com, Senin (28/4/2025).

Ia juga menyoroti tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor manufaktur dan padat karya, yang sebagian besar mempekerjakan buruh perempuan. Kondisi ini diperparah pascapandemi Covid-19, di mana perempuan berperan besar dalam mengelola keuangan rumah tangga.

ADVERTISEMENT

“Setelah Covid-19, beban perempuan semakin berat. Selain kehilangan pekerjaan, mereka harus mengelola kebutuhan keluarga seperti pendidikan anak, listrik, kontrakan, hingga kebutuhan pangan,” paparnya.

Elly mendorong pemerintah untuk memberikan akses lebih luas kepada buruh perempuan, termasuk kemudahan mendapatkan modal usaha serta keterlibatan aktif dalam proses pembuatan kebijakan ketenagakerjaan. Ia menekankan pentingnya ruang bagi perempuan untuk berbicara dan terlibat langsung dalam pengambilan keputusan.

“Perempuan harus didengar agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan untuk kesetaraan gender merupakan tantangan global. “Bahkan di negara maju, kampanye memperjuangkan kesetaraan dan penghargaan terhadap kontribusi perempuan di sektor domestik masih terus berlangsung,” tuturnya.

Elly berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret demi meningkatkan kesejahteraan buruh perempuan, sejalan dengan semangat kesetaraan yang digaungkan dunia internasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Buruh Perempuan di Jatim Minta Pemerintah Jamin Cuti Haid-Melahirkan

Buruh Perempuan di Jatim Minta Pemerintah Jamin Cuti Haid-Melahirkan

JAWA TIMUR
Kecelakaan Maut di Mesir Tewaskan 19 Buruh Remaja Perempuan

Kecelakaan Maut di Mesir Tewaskan 19 Buruh Remaja Perempuan

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon