Indonesia Maritime Week 2025: Pancing Investor Asing Masuk
Kamis, 1 Mei 2025 | 10:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia resmi menggelar Indonesia Maritime Week (IMW) perdana di Jakarta, Rabu (30/4/2025). Agenda ini menjadi tonggak awal Indonesia memperkuat peran global di sektor kemaritiman sekaligus menarik investasi asing untuk memperkuat industri pelayaran nasional.
Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Kapten Antoni Arif Priadi menyoroti tantangan Indonesia dalam bersaing dengan kapal-kapal asing yang jauh lebih kuat secara manajerial dan teknologi. "Kita butuh alih teknologi, alih manajemen, dan juga investasi. Harapannya IMW bisa jadi jembatan untuk itu," ujar Antoni.
Promosi di Forum Internasional, Incar Kursi Dewan IMO
Melalui forum ini, pemerintah tidak hanya ingin mempromosikan Indonesia sebagai anggota International Maritime Organization (IMO), tetapi juga mencalonkan kembali untuk duduk di Dewan Council IMO. Posisi ini strategis untuk memperkuat pengaruh Indonesia di panggung global kemaritiman.
Ketua INSA Carmelita Hartoto menambahkan, Indonesia Maritime Week 2025 akan dikembangkan menjadi agenda tahunan. Salah satu langkah konkret adalah dengan mengundang bankers internasional agar dapat membandingkan bunga pinjaman (interest rate) yang lebih kompetitif dibandingkan di dalam negeri.
“Di Indonesia bunga masih 2 digit. Kita ingin belajar dari luar, yaitu mereka bisa tawarkan bunga 1 digit untuk pembiayaan kapal,” jelas Carmelita.
Dorong Shipowners Lokal dan Global
Selain menarik investasi, Carmelita juga ingin mengajak shipowners asing ikut serta. Hal ini penting untuk membuka jalur kerja sama dalam pengangkutan ekspor dan memperluas jaringan pelayaran Indonesia di level internasional.
"Kita ingin membuka jalan agar pemain kapal Indonesia bisa lebih banyak terlibat di pasar luar negeri," ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan, Indonesia Maritime Week 2025 diharapkan menjadi tonggak kebangkitan sektor kemaritiman Indonesia yang lebih kompetitif dan terbuka terhadap dunia internasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




