ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekonom UI: 5 Paket Stimulus Ekonomi Bukti Negara Hadir bagi Rakyat

Rabu, 4 Juni 2025 | 20:51 WIB
AF
AD
Penulis: Alfida Rizky Febrianna | Editor: AD
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) saat memaparkan kebijakan stimulus ekonomi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) saat memaparkan kebijakan stimulus ekonomi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/6/2025). (Beritasatu.com/BeritaSatuTV)

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah pelemahan daya beli masyarakat saat ini, pemerintah meluncurkan lima paket stimulus ekonomi selama Juni hingga Juli 2025. Paket kebijakan ini dinilai menjadi bukti bahwa negara hadir bagi rakyat.

Ekonom sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Teguh Dartanto mengungkapkan, dalam pemikiran Soemitro Djojohadikusumo ditekankan konsep ekonomi kerakyatan dimana negara harus hadir bagi rakyat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Menurut Teguh, pemerintah telah menerapkan konsep ini untuk merespons kondisi lesunya perekonomian saat ini, salah satunya melalui paket stimulus ekonomi untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Pemerintah sekarang memang mencoba hadir. Ya mungkin saya berani bicara bahwa pemerintahan telah banyak memberikan stimulus, terakhir ada lima," ungkap Teguh, dalam Soemitro Economic Forum, di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Ada pun sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani meluncurkan lima paket stimulus ekonomi senilai Rp 24,44 triliun untuk menjaga laju pertumbuhan dan memperkuat stabilitas perekonomian nasional.

Pemerintah memutuskan lima kelompok kebijakan dalam paket stimulus, dengan sasaran utama sektor transportasi, bantuan sosial, subsidi upah, dan insentif tol, dengan rincian sebagai berikut:

1. Diskon Transportasi
Terdapat 3 jenis diskon transportasi selama 2 bulan pada momen libur sekolah, yakni:
- Diskon Tiket Kereta sebesar 30%.
- Diskon Tiket Pesawat berupa PPN DTP 6%.
- Diskon Tiket Angkutan Laut sebesar 50%

2. Diskon Tarif Tol
Diskon tarif tol sebesar 20% untuk sekitar 110 juta pengendara selama 2 bulan pada momen liburan sekolah.

3. Bantuan Sosial dan Bantuan Pangan 
Tambahan kartu sembako Rp 200.000 per bulan untuk sekitar 18,3 Juta KPM diberikan selama dua bulan. Bantuan Pangan 10 kg beras untuk sekitar 18,3 Juta KPM.

4. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Bantuan subsidi upah sebesar Rp 150.000/Bulan untuk sekitar 17 juta pekerja dengan gaji sampai dengan Rp 3,5 juta atau sebesar UMP/kota/kab yang berlaku, serta 3,4 Juta guru honorer selama 2 bulan.

5. Perpanjangan Diskon Iuran JKK
Perpanjangan diskon 50% dilakukan kembali selama 6 bulan bagi pekerja sektor padat karya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kabar Baik! Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kredit Rumah Ringan

Kabar Baik! Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kredit Rumah Ringan

EKONOMI
Airlangga: Fresh Graduate Bisa Ikut Magang Tanpa Batasan Usia

Airlangga: Fresh Graduate Bisa Ikut Magang Tanpa Batasan Usia

EKONOMI
Pemerintah Gelontorkan Rp 16,23 T untuk 8 Paket Stimulus Ekonomi 2025

Pemerintah Gelontorkan Rp 16,23 T untuk 8 Paket Stimulus Ekonomi 2025

EKONOMI
Akankah Pemerintah Perpanjang Stimulus Fiskal Lagi? Ini Kata Kemenkeu

Akankah Pemerintah Perpanjang Stimulus Fiskal Lagi? Ini Kata Kemenkeu

EKONOMI
Pemerintah Gelontorkan Tambahan Bansos Rp 11,93 Triliun Targetkan Jaga Daya Beli Masyarakat

Pemerintah Gelontorkan Tambahan Bansos Rp 11,93 Triliun Targetkan Jaga Daya Beli Masyarakat

EKONOMI
Pelni: Diskon Tiket 50 Persen Picu Lonjakan Penumpang di Priok

Pelni: Diskon Tiket 50 Persen Picu Lonjakan Penumpang di Priok

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon