Bank Sentral Jepang Diprediksi Tunda Kenaikan Suku Bunga Tahun Ini
Rabu, 11 Juni 2025 | 16:23 WIB
Tokyo, Beritasatu.com - Bank sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) diperkirakan akan menunda kenaikan suku bunga tahun ini. Ketidakpastian atas kebijakan tarif Trump dipercaya masih akan menjadi setimen utama.
Sebagian besar ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin baru akan dilakukan pada awal 2026. BOJ juga diperkirakan meringankan kebijakan pengurangan pembelian obligasi pemerintah pada tahun fiskal 2026.
Para investor melihat tarif Trump yang tidak menentu akan mengancam prospek ekonomi. Mereka pun semakin khawatir tentang kondisi keuangan Jepang. Gubernur BOJ Kazuo Ueda pun menekankan bank sentral siap untuk menaikkan suku bunga jika inflasi Jepang mendekati 2%.
"Jika negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan negara-negara lain berjalan lancar, aktivitas ekonomi global kemungkinan akan meningkat," kata ekonom senior di Shinkin Central Bank Research Institute, Takumi Tsunoda, seperti dilansir dari CNA, Rabu (11/6/2025).
"Kenaikan suku bunga kebijakan mungkin tertunda dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya, tetapi BOJ diperkirakan akan menerapkan kenaikan suku bunga tambahan pada kuartal pertama tahun 2026," jelas dia.
Sekadar informasi, BOJ mengeluarkan program stimulus besar-besaran pada Maret tahun lalu, dan menaikkan suku bunga menjadi 0,25% pada Juli 2024 dan 0,50% pada Januari 2025.
Selain itu, BOJ juga mengurangi pembelian surat utang negara (JGB) dalam jumlah besar tahun lalu. Para investor yakin BOJ akan memperlambat laju pengurangan pembelian JGB dari sekira 400 miliar yen per kuartal saat ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




