ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IIF Dorong Pembangunan Infrastruktur yang Ramah Generasi Muda

Kamis, 12 Juni 2025 | 16:13 WIB
Z
H
Penulis: Zhulfakar | Editor: HE
Head of Advisory IIF Irman Boyle
Head of Advisory IIF Irman Boyle (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda. Komitmen ini ditegaskan dalam partisipasi IIF pada gelaran International Conference of Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta Convention Center, Kamis (12/6/2025).

Head of Advisory IIF Irman Boyle menyampaikan, kehadiran IIF dalam forum ini merupakan bentuk kontribusi aktif lembaga dalam mendukung kebijakan strategis nasional. Sebagai institusi keuangan bentukan Kementerian Keuangan yang memiliki mandat pembiayaan dan pemberian advis untuk proyek infrastruktur, keterlibatan IIF bersifat substantif.

Irman juga menyinggung terkait tantangan pembangunan infrastruktur ke depan yang tak lepas dari tuntutan generasi milenial dan Gen Z. Menurutnya, untuk menjawab kebutuhan generasi muda, perlu adanya skema pengembangan berbasis transit oriented development (TOD) yang menghadirkan kombinasi kawasan hunian, komersial, dan ruang publik untuk mengakomodir akses pada gaya hidup urban dan fasilitas kota yang inklusif.

ADVERTISEMENT

“Proyek-proyek yang sangat relevan untuk generasi muda adalah transportasi umum dan transit oriented development,” kata Irman kepada Beritasatu.com.

Lebih lanjut, dirinya menyebut sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembiayaan infrastruktur di tengah tantangan perlambatan ekonomi global. 

“Pemerintah sudah mengakui bahwa APBN saja tidak cukup untuk membangun proyek infrastruktur. Perlu ada partisipasi swasta dalam bentuk investasi dan manajemen proyek,” bebernya.

IIF mendorong skema kemitraan seperti public-private partnerships (PPP), serta kerja sama antara BUMN/BUMD dan pihak swasta. Lewat pendekatan ini, investasi bisa dikelola secara profesional, efisien, dan berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Irman menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Menurutnya, IIF telah menerapkan standar lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social, dan governance (ESG) yang menjadi keharusan.

“Yang kita bangun bukan hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga generasi mendatang. Kami memiliki yang namanya IIF ESG Principles yang sejalan dengan praktik terbaik internasional,” tegasnya.

Ia berharap transisi menuju ekonomi hijau bisa berjalan secara sistematis dan berdampak nyata dalam menekan risiko lingkungan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon