MDA Lakukan First Blasting untuk Pembangunan Pabrik
Kamis, 19 Juni 2025 | 16:35 WIB
Luwu, Beritasatu.com — PT Masmindo Dwi Area (MDA) sukses melakukan peledakan terukur dan terkendali perdana (first blasting) di area kerja Proyek Awak Mas, Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu. First blasting menjadi salah satu tahapan krusial dalam fase konstruksi proyek.
Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan first blasting merupakan hasil dari proses panjang yang dipersiapkan secara matang.
"Ini bukan semata soal teknis, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan komunikasi dengan masyarakat serta pemerintah daerah," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/6/2025).
"Kami ingin memastikan setiap langkah dilakukan secara aman, sesuai kaidah pertambangan yang baik dan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan blasting pertama ini adalah tonggak penting yang membawa kita semakin dekat ke target operasi produksi," tambahnya.
First blasting merupakan bagian dari proses pembentukan lahan untuk pembangunan fasilitas pabrik pengolahan (processing plant). Material di lokasi tersebut memiliki karakteristik yang keras, sehingga proses peledakan diperlukan untuk memecah batuan menjadi ukuran tertentu guna mempermudah dan mempercepat proses penggalian selanjutnya.
Selain memperhatikan aspek teknis, MDA juga memastikan partisipasi sosial dilakukan dengan baik melalui serangkaian kegiatan sosialisasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu, Forkopimda, masyarakat lingkar tambang, serta Kedatuan Luwu sebagai representasi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat masyarakat Luwu, MDA turut melaksanakan prosesi adat Mangngolo Ri Arajang di Kedatuan Luwu pada Minggu (15/6/2025), menjelang pelaksanaan first blasting.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




