Dorong Penguatan Kemitraan Ekonomi, Indonesia Siap Aktif di NDB
Senin, 7 Juli 2025 | 15:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kemitraan ekonomi antara negara-negara global south, termasuk juga memperluas pemanfaatan new development bank (NDB).
Pernyataan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai mendampingi Presiden Prabowo dalam sesi kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7/2025). Sesi tersebut mengangkat tema “Strengthening Multilateralism, Economic-Financial Affairs, and Artificial Intelligence.”
“Kemitraan ekonomi negara berkembang menjadi sangat penting dan diharapkan pemanfaatan dari New Development Bank bisa ditingkatkan,” ujar Airlangga.
New Development Bank (NDB) adalah lembaga pembiayaan multilateral yang didirikan oleh negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) untuk mendukung proyek-proyek pembangunan yang berkelanjutan.
Airlangga menegaskan, Indonesia telah menyatakan kesiapan untuk bergabung secara aktif dalam NDB. Keikutsertaan ini dinilai penting dalam memperkuat agenda transformasi hijau serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
“Dalam New Development Bank itu ada beberapa proyek yang sedang ditangani, antara lain clean energy project, infrastruktur, dan proyek terkait sustainability dan green. Saat ini ditangani 120 proyek senilai sekitar US$ 39 miliar,” jelas Airlangga.
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (Tata) menambahkan, Presiden Prabowo juga mengusulkan inisiatif South-South Economic Compact. Usulan ini bertujuan agar negara-negara BRICS dapat menjadi motor kerja sama ekonomi yang lebih inklusif bagi negara-negara berkembang.
“Tujuannya agar negara-negara BRICS memberikan akses yang lebih luas kepada negara-negara global south untuk perdagangan dan integrasi ke dalam rantai pasok global,” kata Tata.
Indonesia secara resmi mengumumkan bergabung dengan New Development Bank pada Maret 2025. Dengan pusat di Shanghai dan kantor regional di Afrika, NDB berfokus pada pembiayaan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Bergabungnya Indonesia diharapkan mampu memperluas peluang pembiayaan untuk proyek-proyek strategis nasional, terutama di sektor energi bersih, infrastruktur, dan ekonomi hijau.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




