ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Marak Beras Oplosan, Menko Zulhas: Solusinya Kopdes

Jumat, 18 Juli 2025 | 22:41 WIB
MF
MK
Penulis: Muhammad Farhan | Editor: MBK
Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan angkat bicara ihwal polemik maraknya beras oplosan dalam tata niaga di tingkat konsumen. Zulhas mengatakan, polemik beras oplosan yang sudah berlangsung lama, membutuhkan solusi yang permanen. 

Zulhas mengatakan, solusi permanen tersebut adalah membangun infrastruktur yang kokoh guna mencegah praktik oknum-oknum yang bermain dalam rantai pasok pangan. Dia menekankan solusi itu lah yang dijawab oleh pemerintah melalui Koperasi Desa (Kopdes). 

"Sebelum ditanya soal oplos-oplos, tentu harus ditindak tegas. Tetapi juga kita akan mencoba menyelesaikan secara permanen, kita membangun infrastruktur yang permanen, dengan apa? Koperasi Desa," terang Zulhas saat peluncuran beras SPHP di kantor pos Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025). 

ADVERTISEMENT

Menurut Zulhas yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Kopdes, peran dari koperasi desa merah putih tersebut dapat menyalurkan bantuan pangan maupun beras SPHP sebagai tindakan intervensi pasar. "Sehingga nanti kalau ada bantuan, ada SPHP, bisa masuk selain ke PT Pos, bisa masuk ke Kopdes. Nanti Kopdes itu kan ada di tiap desa," lugas Zulhas. 

Untuk itu, Zulhas mengatakan intervensi beras SPHP ini dilakukan agar menjaga harga tetap terjangkau di tingkat masyarakat. "Kalau sekarang ada harga beras yang murah, subsidi, masuk pasar, yang enggak subsidi, dicampur kan jadi lebih murah," katanya. 

Namun demikian, Zulhas menegaskan praktik beras oplosan harus ditindak tegas sampai ke akar-akarnya.  "Kenapa? Karena kita tidak punya infrastruktur. Jadi untuk mengatakan itu permanen. Sementara ya harus ditindak tegas (praktik beras oplosan)," tutur Zulhas. 

Menutup pernyataannya, Zulhas mengatakan masyarakat tak perlu khawatir adanya praktik beras oplosan tersebut. Dia mengimbau apabila masih ditemukan praktik nakalnya oknum penjual beras, silahkan dilaporkan kepada pihak berwajib. 

"Kalau ada apapun, beri informasi, pasti kita akan tindak tegas. Pemerintah sedang melakukan upaya serius, punya infrastruktur, Satgas Pangan pasti tegas," pungkasnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Satgas Pangan Bawa Kasus Beras Premium Oplosan ke Pengadilan

Satgas Pangan Bawa Kasus Beras Premium Oplosan ke Pengadilan

NASIONAL
Menteri Pertanian: Mafia Pangan Tidak Boleh Menang!

Menteri Pertanian: Mafia Pangan Tidak Boleh Menang!

NASIONAL
Satgas Pangan Polri Ungkap Modus 28 Tersangka pada Kasus Beras

Satgas Pangan Polri Ungkap Modus 28 Tersangka pada Kasus Beras

NASIONAL
Kasus Beras Tak Sesuai Standar Mutu, Polri Tetapkan 28 Tersangka

Kasus Beras Tak Sesuai Standar Mutu, Polri Tetapkan 28 Tersangka

NASIONAL
Omzet Pemasok Beras Turun 50 Persen karena Isu Oplosan

Omzet Pemasok Beras Turun 50 Persen karena Isu Oplosan

JAWA BARAT
Beras Premium Langka di Balikpapan, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Beras Premium Langka di Balikpapan, Warga Diimbau Tak Panic Buying

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon