Anak Usaha Adaro Masuk Indeks LQ45, Analis Prediksi Harganya Segini
Rabu, 30 Juli 2025 | 07:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), anak usaha Adaro Energy yang fokus pada bisnis batu bara, resmi masuk dalam indeks LQ45 untuk periode Agustus–Oktober 2025.
Keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memicu optimisme pasar terhadap prospek saham AADI, yang dinilai memiliki valuasi menarik dan struktur keuangan solid. Sejumlah analis memproyeksikan harga AADI bisa menembus Rp 8.000 dalam waktu dekat. Namun, muncul pula pertanyaan baru: apakah AADI berpeluang masuk ke indeks global sekelas MSCI?
Head of Research PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi mengatakan, bahwa masuknya AADI ke LQ45 memang berdampak positif terhadap likuiditas dan visibilitas saham. Namun, menurut dia, katalis utama penguatan harga justru berasal dari valuasi yang masih murah.
“Target harga AADI berada di kisaran Rp 8.100. Saat ini valuasi price to earnings ratio (P/E) AADI masih di bawah 5 kali, yang artinya saham ini belum mencerminkan kekuatan fundamental sebenarnya,” ujar Wafi kepada Beritasatu.com.
Dia menambahkan, saham AADI dalam beberapa pekan terakhir bergerak sideways, namun tren tersebut bisa berbalik jika volume transaksi meningkat seiring efek dari masuknya ke indeks LQ45.
Sementara itu, Equity Research Analyst Ajaib Sekuritas Rizal Rafly juga melihat sentimen masuknya AADI ke LQ45 akan menjadi katalis jangka pendek yang mendongkrak permintaan dari investor institusi, khususnya pengelola dana indeks. Ia mencatat bahwa saat ini AADI diperdagangkan di level Rp 7.025, dan secara teknikal memiliki resistance kuat di kisaran Rp 7.300.
“Jika resistance ini berhasil ditembus, maka AADI berpeluang menguji level-level teknikal berikutnya. Selain itu, potensi pembagian dividen yang tetap menarik juga menjadi daya tarik tersendiri di tengah tren harga batu bara yang masih tertekan,” ujar Rizal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




