ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

1,2 Juta Keluarga Belum Nikmati Listrik, ESDM Siapkan 3 Strategi

Kamis, 31 Juli 2025 | 19:46 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Energi dan Mineral Festival 2025 sesi diskusi
Energi dan Mineral Festival 2025 sesi diskusi "Habis Gelap Terbitlah Terang: Upaya dan Inovasi Pemerintah Terangi Desa Terpencil", di Hutan Kota by Plataran Senayan, Jakarta, Kamis, 31 Juli 2025. (Beritasatu.com/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat rasio elektrifikasi atau tingkat akses masyarakat terhadap listrik PLN hingga triwulan I 2025 telah mencapai 98,5%. Meski demikian, masih ada sekitar 1,2 juta rumah tangga yang belum menikmati listrik.

Koordinator Rencana dan Laporan Kementerian ESDM, Eri Nurcahyanto menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan rasio elektrifikasi melalui sambungan PLN agar masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang lebih berkelanjutan.

“Dalam waktu 4 hingga 5 tahun ke depan, kita harus menyelesaikan itu. PR-nya tidak saja menyambung langsung ke PLN, tetapi infrastruktur listriknya juga harus disediakan, misalnya jaringan tenaga listrik dan pembangkit,” ujar Eri dalam acara Energi dan Mineral Festival 2025 di Hutan Kota by Plataran Senayan, Jakarta, Kamis (31/7/2025).

ADVERTISEMENT

Untuk mencapai target elektrifikasi penuh, pemerintah menyiapkan tiga strategi utama. Pertama, perluasan jaringan PLN atau grid extension yang menyasar desa-desa dekat dengan jaringan distribusi existing. Strategi ini diprioritaskan untuk melistriki dusun yang belum berlistrik, menggantikan program listrik tenaga surya hemat energi (LTSHE), serta melistriki desa yang selama ini menggunakan listrik non-PLN.

Kedua, pembangunan pembangkit dengan memanfaatkan potensi energi baru terbarukan (EBT) setempat. Strategi ini ditujukan bagi daerah yang sulit dijangkau perluasan listrik PLN dan masyarakatnya bermukim secara berkelompok. Contohnya daerah kepulauan.

Ketiga, penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) individul yang dilengkapi baterai untuk wilayah yang belum berlistrik dan masyarakatnya tersebar, sehingga membangun jaringan listrik tidak dimungkinkan karena membutuhkan biaya yang sangat besar.

Eri menambahkan, Presiden Prabowo Subianto juga berkomitmen untuk menuntaskan permasalahan listrik di seluruh pelosok negeri agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan energi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Komisi XII DPR Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman

Komisi XII DPR Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman

EKONOMI
Ketergantungan Impor LPG RI Tembus 83,97 Persen pada 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Tembus 83,97 Persen pada 2026

EKONOMI
5 Strategi ESDM Jaga Pasokan Minyak dan Gas di Tengah Gejolak Global

5 Strategi ESDM Jaga Pasokan Minyak dan Gas di Tengah Gejolak Global

EKONOMI
Evaluasi Infrastruktur Penting untuk Ekosistem Kendaraan Listrik

Evaluasi Infrastruktur Penting untuk Ekosistem Kendaraan Listrik

OTOTEKNO
Pemerintah Kaji WFH untuk Hemat BBM, Stok Energi Tetap Aman

Pemerintah Kaji WFH untuk Hemat BBM, Stok Energi Tetap Aman

EKONOMI
Harga Minyak Bergejolak, Bahlil Pastikan APBN Kuat Jaga BBM

Harga Minyak Bergejolak, Bahlil Pastikan APBN Kuat Jaga BBM

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon