Pasar Saham Global Menguat meski Trump Naikkan Tarif Impor
Kamis, 7 Agustus 2025 | 16:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Mayoritas bursa saham global menguat meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor yang lebih tinggi terhadap berbagai negara pada Kamis (7/8/2025) pagi. Kenaikan tarif ini tampaknya tidak menimbulkan gejolak besar di pasar keuangan.
Dilansir dari AP, pada awal perdagangan di Eropa, indeks DAX Jerman naik 0,9% ke level 24.137,51. Indeks CAC 40 di Paris menguat 0,8% ke 7.693,36, sementara FTSE 100 Inggris justru melemah 0,3% ke 9.138,96.
Sementara itu di pasar saham Asia pada Kamis sore, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,7% ke 41.059,15. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,7% ke 25.081,63 dan Shanghai Composite naik tipis 0,2% ke 3.639,67. Kenaikan ekspor China pada Juli turut mendorong pasar, dipicu oleh lonjakan pengiriman barang sebelum jeda perang dagang dengan AS.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,9% ke 3.227,68. Namun, indeks S&P/ASX 200 Australia turun tipis 0,1% ke 8.831,40.
Sementara itu, indeks Sensex India justru melemah 0,8% setelah Trump menaikkan tarif impor dari negara tersebut hingga 50%, dengan alasan tingginya impor minyak mentah India dari Rusia.
Di pasar energi, harga minyak mentah AS naik 19 sen menjadi US$ 64,54 per barel. Minyak Brent sebagai acuan global naik 25 sen menjadi US$ 67,14 per barel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




