Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen pada 2026 Dinilai Realistis
Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen pada 2026 dinilai masih realistis. Menurut Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, optimisme ini didukung oleh proyeksi perbaikan ekonomi global dan langkah pemerintah memperkuat stimulus domestik.
Sejumlah lembaga internasional juga memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia naik ke 3,1 persen pada 2026 dari 3,0 persen pada 2025. Risiko global dinilai mulai terkendali, termasuk tensi geopolitik Rusia-Ukraina, Israel-Palestina, dan kebijakan tarif perdagangan AS di bawah Presiden Donald Trump.
Dari dalam negeri, konsumsi masyarakat masih tumbuh 4,97 persen. Pemerintah juga berkomitmen melanjutkan insentif dan stimulus ekonomi.
"Dengan program-program perintah yang kita andalkan, pemerintah sangat optimistis target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada 2026 bisa kita capai bersama-sama," kata Susiwijono kepada Beritasatu.com, Selasa (19/8/2025).
Selain itu, sejumlah perjanjian dagang strategis akan mulai berlaku pada 2026, seperti Indonesia–EU CEPA, Eurasia FTA, dan kesepakatan perdagangan dengan Kanada. Dengan tarif ekspor ke Eropa yang turun hingga 0 persen, pemerintah memperkirakan ekspor ke Uni Eropa dapat naik hingga 50 persen.
"Banyak sekali kesepakatan ekonomi dan perdagangan kita, sehingga peluang untuk masuk ke pasar-pasar global, terutama untuk mendorong ekspor akan jauh lebih tinggi lagi pada 2026," kata Susiwijono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




