Bos Danantara Angkat Suara Soal Batalnya RUPSLB Telkom
Kamis, 4 September 2025 | 18:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani angkat suara soal rencana agenda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Telkom Indonesia Tbk.
Diketahui, awalnya RUPSLB perusahaan pelat merah ini dijadwalkan pada Rabu (3/9/2025), tetapi akhirnya agenda tersebut dibatalkan.
Rosan mengungkapkan, agenda tersebut saat ini tengah disempurnakan dan akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
"Itu suatu proses biasa (agenda batal). Nanti kita mau menyempurnakan dan akan segera dilaksanakan secepatnya," ungkap Rosan saat ditemui di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Sebagai informasi, salah satu agenda RUPSLB perusahaan berkode saham TLKM adalah perubahan susunan pengurus perseroan.
Namun, Rosan enggan membeberkan secara rinci siapa saja nama-nama yang akan masuk ke dalam jajaran Direksi dan Komisaris.
Rosan juga enggan menanggapi secara detail keterkaitan penyelenggaraan RUPSLB Telkom Indonesia dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang wakil menteri (wamen) rangkap jabatan.
Namun, Rosan menegaskan bahwa Danantara akan mengikuti aturan MK perihal adanya fenomena komisaris yang sempat disorot lantaran banyak yang berasal dari kalangan pejabat.
"Pada intinya kita tentu akan selalu menghormati dan mengikuti keputusan dari MK. Sesuai dengan keputusan tersebut, sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) secara tiba-tiba mengumumkan penundaan RUPSLB yang seharusnya berlangsung pada Rabu (3/9/2025) pukul 14.00 WIB.
“Ditunda pelaksanaannya. RUPSLB akan dilaksanakan sesuai dengan pengumuman yang akan kami sampaikan kemudian,” tulis manajemen Telkom dalam keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), yang diunggah pukul 13.48 WIB.
Sebelumnya, agenda RUPSLB hanya berfokus pada perubahan susunan pengurus perseroan dan rencananya dilakukan secara daring. Namun, Telkom tidak menjelaskan alasan di balik penundaan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




