Diserang Aksi Ambil Untung Harga Emas Global 15 September Turun
Senin, 15 September 2025 | 11:32 WIB
Singapura, Beritasatu.com - Harga emas dunia melemah akibat aksi ambil untung dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Meski demikian, penurunan masih terbatas karena investor menantikan keputusan Federal Reserve (The Fed) pekan ini.
Emas spot turun 0,2% menjadi US$ 3.633,86 per ons. Pada pekan lalu, emas batangan sempat menguat sekitar 1,6% dan mencapai rekor tertinggi US$ 3.673,95 per ons. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember melemah 0,4% ke level US$ 3.671,30 per ons.
"Emas tampak overbought secara teknis, yang mendorong aksi ambil untung di awal minggu ini. Ketahanan dolar juga merupakan faktor lain yang menekan emas," ujar Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, dikutip Reuters, Senin (15/9/2025).
Indeks dolar AS (DXY) naik tipis 0,1%, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Indeks kekuatan relatif (relative strength index/RSI) emas saat ini berada di angka 75, menunjukkan kondisi overbought.
RSI merupakan indikator momentum dengan rentang 0 hingga 100. Jika berada di atas 70, biasanya mengindikasikan kondisi overbought, yaitu harga aset sudah terlalu tinggi dan berpotensi mengalami koreksi.
"Periode konsolidasi adalah skenario yang layak untuk emas, sementara pullback menuju support di US$ 3.500 kemungkinan akan menarik pembeli selama The Fed mempertahankan sikap dovish-nya," lanjut Waterer.
Investor kini menanti hasil rapat kebijakan The Fed untuk mengetahui arah kebijakan suku bunga di tengah tantangan yang dihadapi, termasuk sengketa hukum mengenai kepemimpinan serta pencalonan anggota Dewan Gubernur yang diajukan Presiden AS Donald Trump.
Sementara itu, harga perak spot stabil di US$ 42,14 per ons, platinum naik 0,5% menjadi US$ 1.397,76 per ons, sedangkan paladium turun 0,9% menjadi US$ 1.187,06 per ons.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




