ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

26 Pegawai Pajak Dipecat, Purbaya: Bukan Saatnya Main-main

Rabu, 8 Oktober 2025 | 12:35 WIB
AS
MK
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: MBK
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jakarta, Beritasatu.com — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendukung langkah tegas Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Bimo Wijayanto, yang memecat 26 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena terbukti melakukan pelanggaran etik dan integritas.

Menurutnya, tindakan tersebut termasuk pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi lagi.

“Jadi mungkin dia (Dirjen Pajak) menemukan orang-orang yang menerima uang, yang enggak bisa diampuni lagi, ya dipecat, ya biar saja,” ujar Purbaya dalam diskusi bersama awak media di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

Purbaya menegaskan bahwa langkah pembersihan di lingkungan DJP merupakan bagian dari komitmen Kemenkeu untuk menjaga integritas lembaga dan menegakkan disiplin aparatur. Ia menekankan, tidak akan ada lagi ruang bagi pegawai pajak yang bermain-main dengan kewenangannya.

“Saya akan lakukan pembersihan di situ. Jadi pesannya adalah kepada teman-teman pajak yang lain, sekarang bukan saatnya main-main lagi,” tegasnya.

Selain membersihkan pegawai bermasalah, Purbaya juga menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan tengah mempercepat penyempurnaan sistem administrasi perpajakan Coretax. Ia menargetkan sistem ini rampung pada Oktober 2025 untuk menutup celah kebocoran penerimaan negara.

Coretax mungkin satu bulan selesai. Yang orang bilang enggak mungkin, saya kirim ahli. Ahlinya itu bukan dari luar negeri, luar itu ahli luar (Kementerian) Keuangan. Orangnya jago, dia bilang bisa satu bulan ini,” ujar Purbaya optimistis.

Ia menambahkan, penguatan sistem digital dan integritas aparatur pajak merupakan dua pilar utama reformasi fiskal yang sedang digencarkan pemerintah. Dengan langkah ini, ia berharap penerimaan negara bisa lebih transparan dan kredibel.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bos DJP Turunkan Permintaan Anggaran Jadi Rp 5,402 Triliun

Bos DJP Turunkan Permintaan Anggaran Jadi Rp 5,402 Triliun

EKONOMI
DJP Sebut PP 20 Tahun 2026 Jadi Evolusi Kebijakan Pajak UMKM

DJP Sebut PP 20 Tahun 2026 Jadi Evolusi Kebijakan Pajak UMKM

EKONOMI
Purbaya Serahkan Sapi 868 Kg untuk Kurban di Masjid Ditjen Pajak

Purbaya Serahkan Sapi 868 Kg untuk Kurban di Masjid Ditjen Pajak

EKONOMI
Purbaya Injak Rem untuk Batasi Kebijakan DJP yang Dinilai Bikin Gaduh

Purbaya Injak Rem untuk Batasi Kebijakan DJP yang Dinilai Bikin Gaduh

EKONOMI
Purbaya Tegur dan Larang DJP Sampaikan Kebijakan Perpajakan

Purbaya Tegur dan Larang DJP Sampaikan Kebijakan Perpajakan

EKONOMI
Purbaya: Yang Sudah Tax Amnesty Tidak Akan Digali Lagi

Purbaya: Yang Sudah Tax Amnesty Tidak Akan Digali Lagi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon