ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kadin Dorong UMKM Aceh Masuk Pasar Global

Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:44 WIB
CM
IC
Penulis: Cut Mery | Editor: CAH
Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Wilayah Kadin Indonesia Mahfudz Y Loethan
Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Wilayah Kadin Indonesia Mahfudz Y Loethan (Istimewa/Istimewa)

Banda Aceh, Beritasatu.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar global.

Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Wilayah Kadin Indonesia Mahfudz Y Loethan. menyebut Aceh memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan produk kreatif yang layak bersaing di pasar internasional.

“Kadin sangat mendukung langkah Bea Cukai dalam menggerakkan UMKM Aceh agar siap ekspor. Namun, percepatan ini perlu diiringi dengan pembenahan logistik, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, dan integrasi sistem ekspor yang lebih efisien,” ujar Mahfudz, Kamis 16/10/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, penguatan ekspor harus diawali dengan mengoptimalkan infrastruktur daerah. Keberadaan Pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe dinilai sebagai aset strategis yang harus dimaksimalkan sebagai pintu ekspor produk unggulan Aceh, terutama ke kawasan ASEAN seperti Malaysia dan Thailand.

“Jika Pelabuhan Krueng Geukueh dapat difungsikan secara maksimal untuk kegiatan ekspor, biaya logistik akan turun dan daya saing produk UMKM Aceh bisa meningkat signifikan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Mahfudz menilai pembinaan berkelanjutan terhadap pelaku UMKM tidak kalah penting. Menurutnya, banyak produk lokal Aceh memiliki cita rasa dan nilai budaya tinggi, tetapi masih memerlukan pendampingan dari sisi kualitas produk, desain kemasan, serta strategi branding agar dapat menembus pasar global.

“Kualitas dan branding produk Aceh harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing di pasar ekspor. Kadin siap berkolaborasi dengan Bea Cukai, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan untuk membina UMKM kita agar naik kelas,” tegasnya.

Mahfudz juga menyoroti pentingnya dukungan pembiayaan sebagai bagian dari strategi penguatan UMKM. Ia menyebut, Bank Aceh dapat berperan besar dalam membantu pelaku usaha melalui program kredit produktif dan pembiayaan ekspor.

“Akses permodalan menjadi kunci utama. Kami berharap Bank Aceh hadir lebih aktif memberikan kredit lunak kepada UMKM yang berorientasi ekspor,” tambahnya.

Mahfudz menilai momentum rencana pembukaan jalur kargo laut dari Lhokseumawe ke Penang, Malaysia, serta penerbangan langsung dari Aceh ke Kuala Lumpur, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Dengan sinergi semua pihak, saya yakin UMKM Aceh bukan hanya naik kelas, tapi bisa menjadi pemain global yang membawa nama baik daerah di kancah dunia,” pungkas Mahfudz.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kadin Dorong Industri dan Investasi untuk Ciptakan Jutaan Pekerjaan

Kadin Dorong Industri dan Investasi untuk Ciptakan Jutaan Pekerjaan

EKONOMI
Kadin Ajak Pengusaha Daerah Masuk Pasar Modal

Kadin Ajak Pengusaha Daerah Masuk Pasar Modal

EKONOMI
Kadin Sebut Dewan Bisnis RI-Prancis Langkah Penting Investasi

Kadin Sebut Dewan Bisnis RI-Prancis Langkah Penting Investasi

EKONOMI
Kadin Khawatir Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Daya Beli Masyarakat

Kadin Khawatir Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Daya Beli Masyarakat

EKONOMI
Danantara Pastikan Aturan Ekspor SDA Terus Dievaluasi Bersama

Danantara Pastikan Aturan Ekspor SDA Terus Dievaluasi Bersama

EKONOMI
Rupiah Anjlok Rp 17.500, Kadin Soroti Anomali Ekonomi Indonesia

Rupiah Anjlok Rp 17.500, Kadin Soroti Anomali Ekonomi Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon