Banyak Pesawat Tak Terbang Jadi Alasan Danantara Suntik Dana ke Garuda
Jumat, 14 November 2025 | 18:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia mengungkapkan alasan melakukan suntikan dana ke PT Garuda Indonesia Tbk. Salah satunya untuk keperluan perawatan pesawat.
Managing Director Danantara Febriany Eddy mengungkapkan, saat ini cukup banyak pesawat Garuda Indonesia Group yang tidak dapat beroperasi, lantaran butuh maintenance khusus. Diketahui, rencana penyertaan modal Danantara ke Garuda sebesar US$ 1,4 miliar atau setara Rp 23,67 triliun.
"Dari angka (suntikan) yang besar yang kita masukkan ke Garuda kemarin, sebagian besar adalah untuk maintenance, perawatan," ungkap Febriany di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Ia menjelaskan urgensi suntikan dana untuk maintenance di Garuda Indonesia. Ketika sebuah pesawat dalam suatu maskapai berada dalam grounded atau tidak dapat beroperasi, kondisi tersebut menimbulkan dua jenis kerugian sekaligus.
Pertama, pesawat tidak menghasilkan pendapatan karena tidak dapat diterbangkan untuk melayani rute komersial. Kedua, di sisi lain, biaya tetap (fixed cost), seperti sewa pesawat (aircraft lease), biaya penyusutan, serta berbagai kewajiban kontraktual lainnya tetap berjalan.
Dengan demikian, maskapai harus menanggung biaya operasional tanpa adanya pemasukan dari pesawat tersebut.
Setiap hari keterlambatan dalam melakukan tindakan perbaikan atau pemeliharaan (maintenance) akan memperbesar defisit yang perlu ditutupi oleh maskapai.
Maka, percepatan proses perawatan pesawat menjadi prioritas utama. Semakin cepat pesawat kembali beroperasi, semakin cepat pula maskapai dapat memulihkan aliran pendapatannya dan mengurangi tekanan finansial.
Oleh karena itu, fokus utama saat ini adalah memastikan percepatan pelaksanaan maintenance pada seluruh pesawat yang membutuhkan penanganan.
Febriany menegaskan, pengawasan terhadap penggunaan dana untuk kegiatan perawatan ini juga menjadi aspek penting. Use of proceeds atau penggunaan dana hasil pendanaan/pendapatan dikawal secara ketat untuk memastikan bahwa alokasi anggaran benar-benar digunakan sesuai tujuan, yakni mengembalikan pesawat ke kondisi layak terbang secepat mungkin.
"Action setelah Danantara masuk itu juga bukan cuma sekadar ngasih uang. Ini kita akan monitor," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




