ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bertemu PM Singapura, Jokowi Bahas Pengembangan KEK Batam

Selasa, 28 Juli 2015 | 09:38 WIB
NS
B
Penulis: Novy Lumanauw/ Ezra Sihite | Editor: B1
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (Antara/Widodo S.Jusuf)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan masalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) akan menjadi salah satu topik pembicaraan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Singapura.

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja, hari ini meninggalkan Tanah Air menuju negara tetangga Singapura untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari, 28-30 Juli. Selain bertemu para pemimpin Singapura, Presiden Jokowi juga akan memberikan presentasi tentang berbagai peluang bisnis di Indonesia di hadapan sekitar 150 Chief Executive Officer (CEO) perusahaan di negeri itu.

"Saya akan fokus membicarakan masalah penanganan Batam, Bintan dan Karimun. Karena selama bertahun-tahun kita tidak konsentrasi ke sana, padahal ada sebuah potensi yang bisa diangkat dan diharapkan nanti ada kesepakatan," kata Presiden Jokowi di Ruang VVIP Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (28/7).

Dia mengatakan potensi KEK BBK akan terus ditingkatkan sehingga dapat menjaring lebih banyak investor asing, terutama dari Singapura, yang selama ini menjadi daerah itu sebagai basis produksi.

ADVERTISEMENT

"Saya tidak ingin bicara terlalu banyak, hanya ingin fokus ke situ. Kalau memang kira-kira ada peminat untuk pengembangan. Kita bicara, ya mau kita seperti apa dan maunya Singapura seperti apa. Tapi menurut saya yang terpenting adalah pengembangan di Batam dan sekitarnya harus dilanjutkan, jangan sampai stuck terlalu lama," kata dia.

Turut dalam rombongan antara lain, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi, dan Menpora Imam Nahrawi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon