Penguatan IHSG Hari Ini Terbatas
Jumat, 3 Februari 2012 | 09:38 WIB
Investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini diperkirakan melakukan aksi jual untung (profit taking).
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif setelah pada perdagangan kemarin naik signifikan.
Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG turun tipis 1,59 poin (0,04 persen) menjadi 4.015,64 dari 4.016,90, adapun indeks LQ-45 turun 0,08 poin (0,01 persen) ke level 702,99. Adapun indeks saham berbasis syariah (ISS) tertegrus 0,07 (0,05 persen) menjadi 133,32.
Investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini diperkirakan melakukan aksi jual untung (profit taking). Setelah menguat lebih dari 1 persen kemarin, IHSG hari ini berpotensi terkoreksi. Investor masih menantikan rilis data pengangguran AS.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Kamis malam pukul 21.20 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) naik US$ 0,07 (0,07 persen) ke level US$ 96,43 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil tertekan 0,26 (0,23 persen) ke level US$ 112,07.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Kamis (2/2), rupiah berada di posisi Rp 8.892 per dolar, atau menguat 30 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.022 dengan kisaran perdagangan Rp 8.936 - Rp 8.848.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 8.995. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 8.987-Rp 9.005.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif setelah pada perdagangan kemarin naik signifikan.
Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG turun tipis 1,59 poin (0,04 persen) menjadi 4.015,64 dari 4.016,90, adapun indeks LQ-45 turun 0,08 poin (0,01 persen) ke level 702,99. Adapun indeks saham berbasis syariah (ISS) tertegrus 0,07 (0,05 persen) menjadi 133,32.
Investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini diperkirakan melakukan aksi jual untung (profit taking). Setelah menguat lebih dari 1 persen kemarin, IHSG hari ini berpotensi terkoreksi. Investor masih menantikan rilis data pengangguran AS.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Kamis malam pukul 21.20 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) naik US$ 0,07 (0,07 persen) ke level US$ 96,43 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil tertekan 0,26 (0,23 persen) ke level US$ 112,07.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Kamis (2/2), rupiah berada di posisi Rp 8.892 per dolar, atau menguat 30 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.022 dengan kisaran perdagangan Rp 8.936 - Rp 8.848.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 8.995. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 8.987-Rp 9.005.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




