ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Danantara Targetkan Konsolidasi Hotel BUMN Rampung Tahun Ini

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:38 WIB
BI
AD
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: AD
COO Danantara Dony Oskaria.
COO Danantara Dony Oskaria. (Beritasatu.com/Joe)

Jakarta, Beritasatu.com - Danantara Indonesia mendorong transformasi besar-besaran di sektor pariwisata nasional, khususnya bisnis perhotelan milik badan usaha milik negara (BUMN). Seluruh hotel berlabel perusahaan pelat merah ditargetkan terkonsolidasi sepenuhnya pada tahun ini.

Saat ini, BUMN tercatat memiliki lebih dari 100 hotel yang tersebar di berbagai daerah. Banyaknya jumlah tersebut merupakan dampak kebijakan masa lalu, ketika hampir setiap BUMN memiliki aset hotel sendiri.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menjelaskan bahwa proses pembenahan telah dimulai sejak tahun lalu melalui konsolidasi operator hotel BUMN.

ADVERTISEMENT

Pada tahap awal, sejumlah hotel telah disatukan dan dikelola di bawah Hotel Indonesia Natour (HIN) sebagai holding operator pariwisata yang berada di bawah PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney.

“Jumlah hotel yang BUMN itu mungkin lebih dari 100. Tahun lalu kami sudah melakukan proses konsolidasi operator, dan semuanya kita satukan di bawah Hotel Indonesia Natour,” ungkap Dony dalam acara Investor Daily Round Table di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Pada 2026, lanjut Dony, Danantara memastikan konsolidasi berlanjut ke tahap yang lebih krusial, yakni penyatuan seluruh aset perhotelan BUMN. Proses konsolidasi aset tersebut ditargetkan rampung dalam tahun berjalan.

Setelah konsolidasi aset selesai, Danantara akan memasuki fase berikutnya dengan mencari mitra strategis. Opsi kerja sama yang dipertimbangkan antara lain pembentukan usaha patungan (joint venture) untuk mengembangkan dan meningkatkan daya saing hotel-hotel BUMN.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar sektor usaha yang dapat dijalankan oleh swasta tidak sepenuhnya dikelola BUMN. Pemerintah ingin membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi sektor swasta guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Tidak semua harus dikuasai oleh BUMN. Faktanya memang aset ini sudah ada sebelumnya, dan sekarang tugas kita adalah memperbaikinya,” pungkas Dony.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Danantara Pertimbangkan Terbitkan Obligasi hingga Tenor 30 Tahun

Danantara Pertimbangkan Terbitkan Obligasi hingga Tenor 30 Tahun

EKONOMI
Investor AS Dominasi Surat Utang Danantara

Investor AS Dominasi Surat Utang Danantara

EKONOMI
Yield Obligasi Danantara di Bawah 6 Persen, Rosan: Di Luar Ekspektasi

Yield Obligasi Danantara di Bawah 6 Persen, Rosan: Di Luar Ekspektasi

EKONOMI
Rosan Siapkan Sejumlah Program Strategis Perkuat Investasi 2027

Rosan Siapkan Sejumlah Program Strategis Perkuat Investasi 2027

EKONOMI
Obligasi Danantara Catat Peak Orderbook Tiga Kali Lipat

Obligasi Danantara Catat Peak Orderbook Tiga Kali Lipat

EKONOMI
Perampingan BUMN Hemat Rp 50 Triliun Per Tahun

Perampingan BUMN Hemat Rp 50 Triliun Per Tahun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon