ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dirut Bulog Sidak Pasar di Jakarta, Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman

Selasa, 14 April 2026 | 17:25 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan monitoring ketersediaan Minyakita di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Jakarta, Selasa 14 April 2026, untuk memastikan pasokan minyak goreng tetap aman.
Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan monitoring ketersediaan Minyakita di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Jakarta, Selasa 14 April 2026, untuk memastikan pasokan minyak goreng tetap aman. (Bulog/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Perum Bulog memastikan ketersediaan minyak goreng "Minyakita” tetap aman dan tersedia di pasar-pasar tradisional. Komitmen ini ditegaskan melalui kegiatan monitoring langsung yang dilakukan oleh Direktur Utama Perum Bulog, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi oleh Direktur Pemasaran Febby Novita bersama jajaran di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Jakarta, pada Selasa (14/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bulog bersinergi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, serta jajaran Bulog Kanwil DKI Jakarta & Banten untuk memastikan distribusi Minyakita berjalan lancar dan merata.

Direktur Utama Perum Bulog, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa stok Minyakita dalam kondisi cukup dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di pasar tradisional. 

ADVERTISEMENT

“Kami memastikan bahwa Minyakita tersedia dan dijual dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat. Saat ini harga terpantau sesuai HET di harga Rp 15.700 per liter,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa permintaan terhadap Minyakita mengalami peningkatan seiring pergeseran konsumsi masyarakat dari minyak curah ke minyak kemasan sederhana. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bulog telah mengajukan penambahan kuota pasokan agar distribusi tetap terjaga.

“Kami melihat adanya peningkatan demand, sehingga langkah antisipatif sudah kami lakukan dengan mengusulkan tambahan pasokan. Tujuannya agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan Minyakita,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rizal juga menambahkan bahwa untuk komoditi beras nasional yang saat ini stoknya mencapai sekitar 4,7 juta ton dan serapan gabah yang terus berlangsung, Bulog optimistis ketersediaan pangan nasional tetap aman.

Kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat.

“Bulog bersama pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pangan, termasuk beras dan Minyakita, tersedia dengan baik,” tegas Ahmad Rizal.

Dengan langkah proaktif ini, Bulog optimistis ketersediaan beras dan Minyakita di pasar akan tetap terjaga, sehingga dapat mendukung stabilitas harga serta menjaga daya beli masyarakat

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Pemprov Gorontalo Berikan Apresiasi

Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Pemprov Gorontalo Berikan Apresiasi

EKONOMI
BPK Dukung Bulog Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Swasembada dan Tata Kelola Akuntabel

BPK Dukung Bulog Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Swasembada dan Tata Kelola Akuntabel

EKONOMI
Bulog Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP dan Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

EKONOMI
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Tetap Salurkan Bantuan

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Tetap Salurkan Bantuan

EKONOMI
Bulog Tetap Serap Gabah Tanpa Libur untuk Kejar Target 4 Juta Ton

Bulog Tetap Serap Gabah Tanpa Libur untuk Kejar Target 4 Juta Ton

EKONOMI
Usulan Gula Masuk Bantuan Pangan Dikaji untuk Jaga Petani Tebu

Usulan Gula Masuk Bantuan Pangan Dikaji untuk Jaga Petani Tebu

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon