Pemerintah Perkuat Borobudur Jadi Pusat Religi Dunia dan Wisata
Rabu, 29 April 2026 | 07:06 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berupaya memperkuat posisi Candi Borobudur dan tiga candi lainnya sebagai pusat religi dunia sekaligus penggerak pariwisata berkelanjutan.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, pembaruan nota kesepahaman (MoU) pemanfaatan kawasan Candi Prambanan, Candi Mendut, dan Candi Pawon tengah dimatangkan.
Menurutnya, pembaruan ini mendesak mengingat masa berlaku MoU periode 2021-2026 segera berakhir. Kesepakatan baru diharapkan lebih implementatif dan memberikan kemudahan bagi umat Hindu dan Buddha dalam beribadah.
"Kami mendorong agar MoU ini diperpanjang. Kami juga membahas apa-apa saja yang bisa memajukan pariwisata di empat candi ini," ujar Taj Yasin di Semarang, Selasa (28/4/2026).
Ia menekankan pengembangan kawasan tidak hanya terfokus pada zona utama, tetapi juga perlu mengintegrasikan candi-candi lain di Jawa Tengah ke dalam satu paket promosi wisata nasional.
"Saya minta candi-candi di Karanganyar dan Wonosobo dimasukkan menjadi satu kesatuan daya tarik. Ini akan memperkuat narasi promosi Jawa Tengah di kancah internasional," katanya.
Taj Yasin optimistis peluang tersebut semakin terbuka dengan kembali beroperasinya Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani untuk penerbangan internasional. Saat ini, rute langsung dari Singapura dan Malaysia telah tersedia, sehingga memudahkan wisatawan religi menuju Jawa Tengah.
Selain itu, potensi pasar wisatawan dari Thailand juga dinilai sangat besar. Tren menunjukkan adanya peningkatan minat generasi muda Thailand untuk melakukan perjalanan spiritual ke Borobudur.
Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kemenko Perekonomian Herfan Brilianto Mursabdo mengapresiasi langkah proaktif Pemprov Jawa Tengah dalam mendorong penguatan wisata religi.
"Pangsa pasar wisata religi dan ziarah Hindu-Buddha secara global sangat besar. Fokus kita ke depan adalah memastikan Candi Borobudur dan sekitarnya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi ekonomi rakyat," ujarnya.
Pemerintah pusat saat ini juga fokus menyempurnakan MoU agar aktivitas keagamaan, pelestarian cagar budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dapat berjalan selaras.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




