ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Taruna Merah Putih "Satukan" Kemkeu-BI-OJK

Kamis, 20 Agustus 2015 | 09:54 WIB
MS
AB
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: AB
Ketua TMP Maruarar Sirait bersama Gubernur BI Agus Martowardoyo, Ketua OJK Muliaman Hadad, Wamenkeu Mardiasmo, Rosan Roslani dari Kadin, dan Bahlil Lahadalia dari HIPMI dalam Forum Dialog Taruna Merah Putih di Jakarta, 19 Agustus 2015.
Ketua TMP Maruarar Sirait bersama Gubernur BI Agus Martowardoyo, Ketua OJK Muliaman Hadad, Wamenkeu Mardiasmo, Rosan Roslani dari Kadin, dan Bahlil Lahadalia dari HIPMI dalam Forum Dialog Taruna Merah Putih di Jakarta, 19 Agustus 2015. (Beritasatu.com/Markus)

Jakarta - Tiga lembaga yang menangani bidang ekonomi, yakni Kementerian Keuangan (Kemkeu), Bank Indonesia, berhasil "disatukan" oleh  Taruna Merah Putih (TMP)--organisasi sayap PDI Perjuangan--dalam sebuah forum dialog. Forum yang digelar di Jakarta, Rabu (19/8)  bertema "Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia Sekarang dan 2016". 

Dalam dialog ini hadir Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad. Turut jadi pula menjadi pembicara, Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia, dan Waketum Kadin bidang Perbankan dan Keuangan Rosan P Roeslani. ‎

Hadir juga sebagai peserta diskusi, antara lain Dirut BEI Tito Sulistiyo, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno, Dirut BNI Baiquni, Dirut Mandiri Budi Sadikin, Dirut BRI Asmawi, pengusaha Erwin Aksa, pelaku ekonomi seperti perwakilan dari Real Estat Indonesia dan INSA, pengamat ekonomi, politisi, dan aktivis gerakan mahasiswa.

Satu hal yang unik dalam kegiatan tersebut adalah peserta diskusi yang lebih dahulu berbicara, setelah itu ditanggapi pembicara.

ADVERTISEMENT

"Kegiatan TMP ini luar biasa. ‎Jarang ada organisasi bisa mengumpulkan talenta terbaik yang posisinya saling melengkapi. Diskusi ini lebih bermutu dari diskusi yang digelar di DPR. TMP merupakan organisasi sayap PDIP yang paling aktif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan," kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno.

Menurut Hendrawan, yang menyampaikan salam dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, acara itu luar biasa. Sebab yang hadir disatukan oleh komitmen yang sama, ‎yaitu membangun Indonesia. "Secara usia, Ketua Umum TMP Maruarar Sirait merupakan junior, namun secara politik ia merupakan senior dan mentor," katanya. 

Sementara itu, Maruarar yang akrab disapa Ara yang bertindak sebagai moderator diskusi menyatakan acara tersebut merupakan kepedulian TMP sebagai organisasi pemuda. TMP ingin membangun komunikasi antara regulator dan publik. Kondisi ekonomi saat ini pun membutuhkan soliditas antara Kemkeu, BI dan OJK.

Menurut Ara, konsolidasi di antara lembaga otoritas fiskal, moneter, perbankan dan pasar modal penting dilakukan demi memastikan perekonomian nasional yang stabil dan kuat. Apalagi, saat ini situasi perekonomian global kurang membaik.

"Koordinasi yang baik di antara lembaga-lembaga ini akan terlihat dari regulasi yang dikeluarkan, dan tentu saja diharapkan bisa mengeluarkan situmulus dan relaksasi kebijakan yang prousaha, yang bisa menaikkan iklim investasi," jelasnya.

Ara lalu memulai acara dengan saran, masukan, dan pendangan dari peserta. Setelah itu, narasumber merespons pandangan-pandangan tersebut

"Sekarang kita dengar dulu harapan dan pertanyaan, baru pejabat di depan. Saya pikir pemimpin harus lebih banyak blusukan dan mendengar, sehingga keputusannya membumi. Jangan karena niat baik, tapi tidak membumi, akhirnya tujuan tak tercapai," kata Maruarar.

Dalam kesempatan itu, 10 orang yang mewakili lembaga maupun profesi dipersilakan menyampaikan pandangan dan pertanyaan yang hendak disampaikan. Baru secara bergantian, Gubernur BI Agus Martowardoyo, Ketua OJK Muliaman Hadad, dan Wamenkeu Mardiasmo memberi tanggapan.

Pada intinya, ketiga pejabat lembaga tinggi negara itu memastikan bahwa pemerintahan Jokowi-JK sudah pada rel yang benar. Selain itu, semuanya optimis bahwa pemerintahan Jokowi-JK akan mampu membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia makin membaik.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon