Panen Rejeki Bank BPD
Tabungan Simpeda Siap Bagi-bagi Rezeki Rp 6 Miliar
Sabtu, 24 Oktober 2015 | 18:33 WIB
Balikpapan - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bersama Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI), kembali menggelar program customer rewards yang dikemas dalam paket program "Panen Rejeki Bank BPD". Untuk periode kali ini, Bank Kaltim tampil sebagai tuan rumah gelaran Panen Rejeki Bank BPD.
Ketua Umum Asbanda yang juga Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi mengungkapkan, sampai saat ini, Tabungan Simpeda merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia, di samping produk-produk dan layanan perbankan lainnya.
"Tabungan Simpeda sebagai produk penghimpunan dana masyarakat, dalam perkembanganya terus mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari jumlah dana yang terhimpun yang terus mengalami peningkatan," ujar Kresno di DOM Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (24/10).
Hal itu, lanjut dia, dapat dilihat pada Penarikan Undian Simpeda Periode ke-1 Tahun XXV-2014 di Papua, dimana jumlah penabung sampai dengan akhir Juni 2014 berjumlah 6.944.950 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 30,44 triliun.
"Kemudian, pada Penarikan Undian Simpeda Periode ke-1 Tahun XXVI-2015 di Balikpapan kali ini, jumlah penabung sampai dengan akhir Juni 2015 berjumlah 7.069.345 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 32,48 triliun," jelasnya.
Apabila dilihat dari penarikan undian Simpeda di Papua sampai dengan di Balikpapan, kata Kresno, dari sisi penabung terjadi peningkatan sebesar 1,79% atau meningkat sebanyak 124.395 penabung, sedangkan saldo Simpeda meningkat 6,70% atau naik sebesar Rp2,04 triliun.
Dari data ini menunjukkan, papar Kresno, Simpeda cukup menarik dan cukup disukai oleh masyarakat dalam menabung, disamping tentunya hadiah yang lumayan menjanjikan, juga kemudahan dalam bertransaksi dengan adanya jaringan ATM Bersama.
"Sampai dengan posisi Juni 2015, Bank Kaltim telah menghimpun Tabungan Simpeda sebanyak lebih kurang Rp 1,91 triliun atau sebesar 5,89% dari Tabungan Simpeda Nasional. Sementara yang paling banyak menghimpun Tabungan Simpeda sejak lebih dari 10 tahun terakhir, yaitu Bank Jatim, sampai dengan posisi Juni 2015 telah menghimpun Simpeda sebanyak lebih kurang Rp8,36 triliun atau sebesar 25,75%," jelas Kresno.
Inovasi Layanan
Selain program customer reward yang secara rutin disuguhkan bagi nasabah, lanjut dia, BPD secara terus menerus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabahnya.
Inovasi tersebut salah satunya melalui Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (asbanda), yang tengah mengembangkan solusi layanan BPD NET yang merupakan merupakan layanan payment switching, baik untuk transaksi berbasis kartu maupun transaksi berbasis non-kartu, disamping juga untuk solusi layanan back-end support.
Selain itu, kata dia, juga ada layanan Branchless Banking dan BPD Card e-Money. Lebih dari itu BPD Net Online juga menawarkan solusi layanan Back-end Supporting seperti XBRL System, e-Learning System, serta Loan Origination System.
Terkait dengan pengembangan Tabungan Simpeda, papar Kresno, Asbanda juga sedang berusaha mengembangkan sebuah layanan khusus bagi nasabah Simpeda berupa Simpeda Privillage yang nantinya akan memberi nilai lebih bagi para nasabah untuk dapat menikmati ragam fasilitas seperti fasilitas eksekutive lounge di Bandara dan lainnya.
"Ragam inovasi di atas merupakan komitmen BPD untuk melakukan transformasi, dan hasil nyata dari keseriusan dalam transformasi BPD tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek kinerja BPD yang terus meningkat," jelas dia.
Sesuai dengan data Statistik Perbankan Indonesia, kinerja kredit BPD juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Pada Juni 2015, posisi kredit BPD mencapai Rp302,98 triliun atau meningkat sebesar 9,20% dibandingkan posisi Juni 2014 sebesar Rp 277,46 triliun.
Sementara, Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) BPD seluruh Indonesia pada Juni 2015 mencapai Rp 360,88 triliun, atau mengalami penurunan sedikit sebesar 2,47% dibanding posisi Juni 2014 yang mencapai sebesar Rp370,03 triliun. Hal itu disebabkan karena kondisi ekonomi nasional yang saat ini sedang mengalami kondisi sulit.
"Dengan prestasi dan pertumbuhan kinerja BPD secara nasional maupun lokal saat ini, BPD BPD-SI optimis mampu menjadi garda terdepan pembangunan ekonomi daerah untuk mendukung suksesnya ragam program Pemerintah menciptakan lapangan kerja sehingga dapat menigkatkan taraf hidup masyarakat daerah yang secara kolektif akan menurunkan tingkat kemiskinan secara nasional serta meningkatkan kesejahteraaan bangsa, dan bersama-sama menjadikan BPD ke depan mampu berkiprah lebih maksimal dan mampu menjadi 'raja' di daerahnya sendiri sehingga mampu memenuhi seluruh harapan stakeholders," tambah Kresno.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




