ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Monsanto Siap Produksi Tanaman Pangan Bebas Karbon

Rabu, 9 Desember 2015 | 17:47 WIB
TL
B
Penulis: Tri Listiyarini | Editor: B1
Warga menyortir jagung hasil panen di Patean, Kendal, Jawa Tengah.
Warga menyortir jagung hasil panen di Patean, Kendal, Jawa Tengah. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Jakarta - Monsanto akan memproduksi tanaman pangan bebas karbon guna memerangi perubahan iklim. Produsen bibit buah, sayuran, dan tanaman pangan utama, seperti jagung, kedelai, dan kapas tersebut berkomitmen untuk bebas jejak karbon di seluruh kantor operasionalnya pada 2021. Perusahaan tersebut menilai bahwa tanaman pangan yang tumbuh dapat mengurangi dampak perubahan iklim.

Hugh Grant, Monsanto Chairman and Chief Executive Officer, mengatakan, perubahan iklim merupakan isu terbesar yang dihadapi bidang pertanian dan juga salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi umat manusia. Apabila sektor pertanian dan petani di seluruh dunia berusaha untuk memitigasi dan beradaptasi dengan tantangan kompleks akibat perubahan iklim, Monsanto memilih menjadikan operasi bisnisnya bebas karbon pada 2021. Hal itu akan dicapai melalui program unik yang ditujukan untuk seluruh operasi perlindungan bibit dan tanaman pangannya, serta melalui kolaborasi dengan para petani.

Grant menuturkan, Monsanto berkomitmen melalui bisnis yang dijalankan untuk membantu petani dan pihak-pihak lainnya. Walaupun telah dicapai kemajuan dalam mengurangi jejak karbon di sektor pertanian, semua pihak harus bekerja sama lebih erat dan lebih keras lagi agar dapat memiliki persediaan pangan yang berkesinambungan untuk 9,6 miliar umat manusia pada 2050. "Sektor pertanian memiliki posisi yang unik untuk ikut membantu memberikan solusi perubahan iklim. Kami berharap para pembuat kebijakan mengakui peran sektor pertanian, petani, dan juga tanaman pangan dalam memitigasi emisi karbon," kata dia dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Usaha yang hendak dilakukan Monsanto agar bebas karbon pada 2021 adalah seperti berikut. Pertama, akan menggalakkan produksi tanaman pangan bebas karbon dalam kegiatan produksi bibit perusahaan dengan memanfaatkan beragam produk dan pendekatan agronomi, seperti pengembangbiakan bibit, bioteknologi tanaman, sains data, budi daya konservasi, dan sistem tanaman penutup tanah, agar emisi karbon yang dihasilkan perusahaan dapat dihilangkan. Kedua, Monsanto menargetkan bisnis perlindungan tanaman pangannya bebas karbon pada 2021. Monsanto sudah mengumumkan sebelumnya mengenai tujuannya mengurangi intensitas emisi gas rumah kaca dalam program perlindungan tanaman pangan dan telah berhasil mencapai kemajuan terhadap komitmennya. 

ADVERTISEMENT

Monsanto telah mengembangkan tanaman pangan bebas karbon dengan dibantu para pakar dari luar perusahaan dan akan berbagi data dan hasil pemodelan yang mereka miliki dengan masyarakat di sektor pertanian guna mendorong penerapan yang lebih luas terhadap praktik-praktik terbaik dan memperkuat peran tanaman pangan dapat mengurangi emisi karbon. Sampai saat ini, model-model tersebut hanya diterapkan secara terbatas di US Corn Belt.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon