ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Pagi Terkoreksi Akibat Profit Taking

Rabu, 22 Februari 2012 | 09:47 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1
IHSG
IHSG (JG/Photo)
Investor perlu mencermati kenaikan IHSG sebesar 1,92 persen selama empat hari perdagangan terakhir.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren positif.

Hingga pukul 09.43 JATS, IHSG melemah 10,39 poin (0,26 persen) menjadi 3.992,56, adapun indeks saham-saham unggulan LQ-45 menguat 2,51 poin (0,36 persen) ke level 693,92. Indeks saham syariah (ISSI) melemah 0,36 (0,27 persen) menjadi 134,24.

Melemahnya sebagian bursa global dan Asia akibat aksi profit taking mendorong IHSG bergerak melemah. Investor perlu mencermati kenaikan IHSG sebesar 1,92 persen selama empat hari perdagangan terakhir, serta harga minyak dunia yang sempat menyentuh level US$ 106,25 per barel.

Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Selasa malam pukul 21.30 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) melemah US$ 0,31 (0,29 persen) ke level US$ 105,94 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,11 (0,12 persen) ke level US$ 121,66.

Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Selasa (21/2), rupiah berada di posisi Rp 9.045 per dolar, atau melemah 10 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.035 dengan kisaran perdagangan Rp 9.090 - Rp 9.000.

Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.045. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.035-Rp 9.045.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon