Menteri Susi Perintahkan Patroli Satgas 115 Ditingkatkan
Kamis, 10 Desember 2015 | 17:46 WIB
Jakarta - Perang terhadap penangkapan Ikan yang dilakukan secara ilegal, tidak dilaporkan atau yang belum dan tidak diatur (Illegal, Unreported, Unregulated Fishing) konsisten dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Namun kapal-kapal asing dan eks asing masih terlihat menangkap ikan di laut Indonesia.
Menteri Susi menyatakan pihaknya telah memerintahkan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP dan Satuan Tugas (Satgas) 115 untuk meningkatkan patroli di wilayah utara Sulawesi, Kalimantan, Papua, Maluku, selatan Papua, perbatasan dengan Timor Leste, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menangkap kapal pencuri ikan. Wilayah-wilayah tersebut dinilai rawan aksi pencurian ikan karena dekat dengan perbatasan wilayah laut RI.
"Satgas meningkatkan patroli untuk melaksanakan penangkapan kapal asing yang beroperasi sekarang," ujar Menteri Susi di kantornya, Kamis (10/12).
Menurut Susi, selain wilayah yang sudah disebutkan diatas, kapal-kapal Thailand juga melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di wilayah Kayong, Kalimantan Barat.
"Indikasi sekarang banyak di wilayah Kayong, Kalimantan Barat, terindikasi kapal-kapal Thailand beroperasi".
Dia menduga ada keterlibatan oknum aparat sehingga kapal-kapal Thailand bebas lalu lalang. Pasalnya Satgas yang dipimpinnya sudah menyatakan secara tegas untuk melarang dan menangkap kapal ikan asing yang melintasi wilayah tersebut.
"Dengan indikasi ada yang mengatur oknum aparat di atas Kalimantan Barat. Saya mohon Satgas dan Indeso melacak, untuk segera memantau wilayah yang disebutkan tadi," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




