Sinyo Sarundajang Dipercaya Jadi "Senior Advisor" Beritasatu Media Holdings
Selasa, 15 Desember 2015 | 21:36 WIB
Jakarta - Mantan Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang turut bergabung dengan Lippo Grup dan dipercaya sebagai senior advisor Berita Satu Media Holdings.
"Dua bulan lalu saya meletakkan masa jabatan sebagai gubernur Sulawesi Utara dan sekarang saya bergabung di dunia bisnis. Lippo Grup merupakan perusahaan multinasional, besar, dan milik nasional yang mempekerjakan 100.000 orang di Indonesia, karena Lippo juga mampu melebarkan sayap investasi ke beberapa negara," ujar Sinyo dalam acara 'Lippo Group Senior Board Appoinment atau Malam Perkenalan dan Penyambutan' yang diselenggarakan di Hotel Arya Duta, Jalan Prapatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/12).
Ia mengatakan, 45 tahun berkiprah sebagai birokrat di bidang pemerintahan, akan berbeda dengan memimpin perusahaan. Dalam pemerintahan, tidak perlu mencari untung karena keberhasilan diukur dengan apresiasi rakyat. Sementara perusahaan yang dicari justru mencari keuntungan.
"Di sini seninya bagaimana saya harus membawa diri. Walaupun banyak banyak prinsip universal antara orang pemerintahan dan bisnis. Saya berterima kasih kepada Mochtar Riady dan James Riady yang minta saya mengabdi pada bangsa dan negara, meski bukan di bidang pemerintahan. Saya menyambut gembira. Saya yakin tidak sendiri dan saya menyampaikan terima kasih," katanya.
Sinyo Harry Sarundajang baru beberapa bulan saja melepas jabatannya sebagai gubernur Sulawesi Utara selama 10 tahun. Dia juga pernah menjabat wali kota Bitung selama 12 tahun. Sinyo juga selama lima tahun menjabat sebagai inspektur jenderal Kementerian Dalam Negeri pada 2001-2005 dan sempat menjadi pelaksana tugas gubernur Maluku Utara, serta ketua umum Asosiasi Ilmu Politik Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




