Program AXA Berdayakan Perempuan Diapresiasi
Kamis, 17 Desember 2015 | 16:18 WIB
Jakarta - Sekretaris Menteri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wahyu Hartomo menilai, langkah yang ditempuh AXA Mandiri dan AXA meluncurkan program "Perempuan Cerdas Perempuan Mandiri" patut diapresiasi.
"Ini salah satu upaya memberdayakan perempuan khususnya guru PAUD. Sebab ini jelas membantu perempuan dalam perencana keuangan yang lebih baik. Kami berharap program ini tidak hanya menyentuh Himaudi, tetapi banyak perempuan lainnya. Apalagi, 49% penduduk Indonesia adalah perempuan," tambah Wahyu dalam sambutannya saat peluncuran program "Perempuan Cerdas Perempuan Mandiri" di Aula Kartini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta, Kamis (17/12).
Wahyu juga berharap program itu juga perlu menyentuh anak-anak, sehingga mereka bisa menata dirinya sebagai generasi penerus bangsa
Sebelumnya, Country CEO AXA Indonesia Randy Lianggara menjelaskan, program itu untuk membantu meningkatkan kualitas mengajar serta literasi keuangan 5.000 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perempuan di Indonesia.
Randy menjelaskan, program itu akan dilaksanakan di 2.500 sekolah PAUD selama kurun waktu satu tahun terhitung sejak Desember 2015 hingga Desember 2016. Program yang mengikutsertakan 5.000 pendidik PAUD itu digelar di tujuh kota yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Palembang, dan Makassar.
Ia melanjutkan, pihaknya berkomitmen mendukung program OJK dalam meningkatkan literasi keuangan.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) II OJK Dumoly Pardede juga menyambut baik program itu.
"Ini program bagus, mengedukasi masyarakat terkait literasi keuangan. Apalagi, masyarakat Indonesia tidak memiliki kekuatan menabung yang kuat," kata dia.
Diakui, program literasi keuangan itu akan meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia. Pelatihan kepada guru-guru PAUD juga bisa mendukung program satu juta agen yang diluncurkan OJK. Jadi, selain bisa memahami tentang lembaga keuangan, tentu para pendidik PAUD juga bisa menjadi agen untuk meningkatkan pendapatan mereka. Hal itu juga mendorong terjadinya loncatan dari komunitas tradisional menjadi komunitas inovasi keuangan.
Presiden Direktur AXA Mandiri Financial Services Jean-Philippe Vandenschrick mengatakan, untuk menunjang program "Perempuan Cerdas Perempuan Mandiri", selain pemberian pelatihan teknik mengajar kreatif, metode membaca nyaring, literasi keuangan serta pengelolaan keuangan keluarga, AXA Mandiri dan AXA juga membagikan 10.000 buku yang berisikan informasi pengembangan teknik mengajar serta literasi keuangan kepada para guru.
Ditambahkan, program itu dilaksanakan karena sejalan dengan program Women@AXA yang mendorong peran perempuan baik di dunia kerja dan masyarakat. Termasuk dalam mengajak perempuan untuk dapat memberikan inspirasi kepada orang di sekitarnya.
"Kami ingin tingkat partisipasi perempuan meningkat di segala bidang sehingga mereka dapat membawa perubahan bagi dirinya, keluarganya, serta masyarakat luas. Kami berharap program ini akan menjadi bagian penting dalam upaya pemberdayaan perempuan Indonesia," kata Vandenschrick.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




